Skip to main content

Come Into My Trading Room

by Dr. Alexander Elder · December 2025 · 16 min read

Undangan ke Ruang Rahasia

Table of contents

Undangan ke Ruang Rahasia 

Bayangkan Anda diundang masuk ke ruang trading seorang profesional—bukan sekadar untuk melihat, tetapi untuk duduk di sampingnya, mengamati setiap keputusan, memahami setiap analisis, dan belajar dari setiap kesalahan dan kemenangan. 

Ini bukan undangan yang biasa Anda dapat. Kebanyakan trader sukses menjaga rahasia mereka rapat-rapat. Metode mereka, psikologi mereka, strategi manajemen uang mereka—semua disimpan seperti harta karun yang terkunci. 

Tapi Dr. Alexander Elder berbeda. 

Sebagai seorang psikiater profesional yang beralih menjadi trader, ia memahami sesuatu yang luput dari kebanyakan orang: trading bukan hanya tentang grafik dan indikator. Trading adalah tentang pikiran, metode, dan uang—tiga pilar yang harus berdiri kokoh jika Anda ingin bertahan hidup di pasar. 

Dalam "Come Into My Trading Room," Dr. Elder tidak hanya mengajarkan teori. Ia membuka pintu ruang tradingnya yang sesungguhnya, menunjukkan trade nyata yang ia lakukan, lengkap dengan analisis masuk dan keluar, kesalahan yang ia buat, dan pelajaran yang ia petik. 

Ini adalah kesempatan langka untuk belajar bukan dari buku teks steril, tetapi dari pengalaman hidup seorang trader yang telah melewati bull market dan bear market, keuntungan besar dan kerugian menyakitkan. 

Pertanyaannya bukan apakah Anda mau belajar trading. Pertanyaannya adalah: apakah Anda siap untuk kebenaran keras yang akan mengubah cara Anda memandang pasar selamanya?


Bagian 1: Tiga Pilar yang Tidak Bisa Ditawar

Mengapa Kebanyakan Trader Gagal? 

Dr. Elder memulai dengan kebenaran yang menyakitkan: sebagian besar trader gagal. 

Bukan karena mereka bodoh. Bukan karena mereka tidak berusaha. Mereka gagal karena mereka mencoba membangun kursi dengan hanya satu atau dua kaki. 

Bayangkan sebuah kursi dengan tiga kaki: Mind (Pikiran), Method (Metode), dan Money (Uang). Hilangkan satu kaki, dan kursi itu akan jatuh—beserta orang yang duduk di atasnya. 

Kaki pertama: Mind Inilah fondasi dari segalanya. Trader yang kalah fokus pada sistem trading sambil mengabaikan psikologi mereka. Mereka punya strategi bagus, tapi ketika pasar bergerak melawan mereka, emosi mengambil alih. 

Ketakutan membuat mereka keluar terlalu cepat dari trade yang menguntungkan. Keserakahan membuat mereka bertahan terlalu lama dalam trade yang merugi. Arogansi membuat mereka mengabaikan sinyal peringatan. Dendam membuat mereka mengambil trade balas dendam setelah kerugian. 

Dr. Elder, dengan latar belakang psikiatri, memahami bahwa tanpa disiplin mental yang kuat, tidak ada sistem trading yang akan menyelamatkan Anda. 

Kaki kedua: Method Ini adalah sistem trading Anda—bagaimana Anda menganalisis pasar, menemukan peluang, dan membuat keputusan masuk dan keluar. 

Tanpa metode yang jelas dan teruji, Anda hanya berjudi. Anda membuat keputusan berdasarkan firasat, harapan, atau—lebih buruk lagi—tip dari orang lain. 

Kaki ketiga: Money Ini adalah manajemen risiko—bagaimana Anda melindungi modal Anda dan memastikan bahwa serangkaian kerugian tidak akan mengeluarkan Anda dari permainan. 

Trader terbaik di dunia masih mengalami kerugian. Perbedaannya adalah mereka tidak membiarkan satu atau dua kerugian menghancurkan akun mereka. 

Tiga pilar ini harus berdiri bersama. Kuasai ketiganya, atau gagal mencoba.


Bagian 2: Pikiran - Memenangkan Permainan dari Dalam

Musuh Terbesar Anda adalah Diri Sendiri 

Ketika Dr. Elder mulai mengajar seminar trading, ia terkejut menemukan bahwa masalah terbesar para trader bukanlah kurangnya pengetahuan teknis, tetapi ketidakmampuan mengendalikan emosi. 

Ia melihat orang-orang cerdas dengan strategi solid yang hancur karena tidak bisa mengikuti aturan mereka sendiri. Mereka tahu apa yang harus dilakukan—tapi ketika uang mereka di line, emosi mengambil alih. 

Inilah yang Dr. Elder sebut sebagai "inner game" of trading—permainan melawan diri sendiri.

Empat Emosi Mematikan 

1. Ketakutan Ketakutan membuat Anda ragu. Anda melihat setup sempurna, tapi tidak berani masuk. Atau Anda sudah masuk, tapi keluar terlalu cepat karena takut profit menghilang. 

Ketakutan juga membuat Anda membeku ketika trade bergerak melawan Anda. Anda tahu harus keluar, tapi Anda berharap pasar akan berbalik. Dan semakin lama Anda menunggu, semakin besar kerugiannya. 

2. Keserakahan Keserakahan membuat Anda bertahan terlalu lama. Trade yang seharusnya menghasilkan 5% profit berubah menjadi kerugian 10% karena Anda ingin lebih. 

Keserakahan juga membuat Anda overtrading—mengambil terlalu banyak posisi, risiko terlalu besar, semua karena Anda ingin cepat kaya. 

3. Harapan Harapan adalah pembunuh diam-diam. "Mungkin pasar akan berbalik." "Mungkin saham ini akan rebound." "Mungkin saya salah tentang arah pasar." 

Harapan membuat Anda mengabaikan fakta dan berpegang pada fantasi. Di pasar, harapan tanpa dasar adalah jalan menuju kehancuran. 

4. Arogansi Setelah serangkaian kemenangan, arogansi merayap masuk. Anda mulai berpikir bahwa Anda lebih pintar dari pasar. Anda mengabaikan sinyal peringatan. Anda mengambil risiko lebih besar. 

Lalu pasar menampar Anda—keras. Dan arogansi itu menguap, digantikan oleh ketakutan dan keraguan.

Disiplin adalah Segalanya 

Dr. Elder menekankan bahwa kunci untuk menang adalah disiplin. 

Bukan kecerdasan. Bukan keberuntungan. Disiplin

Disiplin untuk mengikuti sistem Anda bahkan ketika emosi berteriak untuk melakukan sebaliknya. Disiplin untuk keluar dari trade yang merugi sebelum menjadi bencana. Disiplin untuk tidak overtrading ketika pasar sedang tidak memberikan setup yang baik. Disiplin untuk mengelola risiko bahkan ketika Anda yakin 100% tentang trade. 

Trading Psychology Cards 

Untuk membangun disiplin ini, Dr. Elder memperkenalkan konsep "Trading Psychology Cards"—serangkaian latihan mental dan afirmasi yang dirancang untuk membangun ketahanan emosional. 

Sebelum setiap trading session, review kartu ini. Ingatkan diri Anda tentang aturan Anda. Visualisasikan diri Anda mengikuti rencana Anda dengan sempurna, tidak peduli apa yang pasar lakukan. 

Ini mungkin terdengar sederhana—bahkan konyol. Tapi atlet elit melakukan visualisasi. Tentara elit melakukan persiapan mental. Mengapa trader tidak? 

Trading adalah olahraga mental. Latih pikiran Anda seperti atlet melatih tubuh mereka.


Bagian 3: Metode - Menemukan Edge Anda

Tidak Ada Indikator Ajaib 

Begitu banyak trader pemula mencari Holy Grail—indikator ajaib yang akan memberitahu mereka kapan harus beli dan kapan harus jual dengan akurasi sempurna. 

Berita buruknya: itu tidak ada. 

Setiap indikator memiliki kekuatan dan kelemahan. Indikator trend-following bekerja hebat ketika pasar trending, tapi memberikan sinyal palsu ketika pasar sideways. Oscillator bekerja baik di pasar sideways, tapi memberikan sinyal terlalu dini di pasar trending. 

Solusi Dr. Elder? Kombinasi

Triple Screen Trading System 

Inilah kontribusi paling terkenal Dr. Elder untuk dunia trading: sistem Triple Screen. 

Idenya brilian dalam kesederhanaannya: gunakan tiga timeframe berbeda untuk menyaring trade, seperti menyaring air tiga kali untuk memastikan kebersihannya. 

Screen Pertama: Market Tide (Gelombang Besar) Gunakan timeframe panjang untuk mengidentifikasi tren utama. Jika Anda trader harian yang fokus pada grafik 15 menit, lihat grafik harian. Jika Anda swing trader yang fokus pada grafik harian, lihat grafik mingguan. 

Gunakan indikator trend-following seperti MACD pada timeframe ini. Tujuannya sederhana: hanya trade searah dengan tren besar. 

Jangan melawan arus. Jika tren mingguan naik, fokus pada trade beli. Jika tren mingguan turun, fokus pada trade jual. 

Screen Kedua: Market Wave (Gelombang Sedang) Sekarang turun ke timeframe target Anda. Gunakan oscillator untuk menemukan pullback melawan tren. 

Ini adalah momen emas: ketika pasar yang sedang trending naik mengalami penurunan sementara. Mayoritas trader panik dan jual. Tapi Anda tahu ini adalah kesempatan—pasar memberi Anda diskon untuk masuk searah tren. 

Dr. Elder menyarankan Force Index atau Elder-ray sebagai oscillator. Stochastic dan Williams %R juga bekerja baik. 

Screen Ketiga: Intraday Breakout (Gelombang Kecil) Ini adalah timing entry Anda. Turun ke timeframe yang lebih pendek dan tunggu breakout searah tren.

Misalnya, jika tren besar naik dan oscillator menunjukkan pullback selesai, tunggu harga menembus di atas high hari sebelumnya. Itu adalah sinyal masuk Anda. 

Logika Triple Screen: Tren besar memberi Anda arah. Pullback memberi Anda harga yang lebih baik. Breakout memberi Anda konfirmasi bahwa pasar siap bergerak. 

Ini seperti memiliki tiga filter yang harus dilalui setiap trade. Hanya trade terbaik yang lolos ketiga filter. 

Impulse System: Menangkap Momentum 

Dr. Elder juga memperkenalkan Impulse System—cara sederhana untuk mengidentifikasi kapan momentum berakselerasi. 

Sistem ini menggabungkan dua hal: 

  • Exponential Moving Average (EMA) - mengukur inersia pasar
  • MACD Histogram - mengukur momentum

Ketika keduanya menunjuk ke arah yang sama, Anda punya "impulse" yang layak diikuti. 

Ketika EMA naik DAN MACD Histogram naik: Bulls menguasai, momentum naik menguat. Jangan short! 

Ketika EMA turun DAN MACD Histogram turun: Bears menguasai, momentum turun menguat. Jangan buy! 

Impulse System tidak memberitahu Anda kapan harus masuk. Tapi ia memberitahu Anda kapan TIDAK boleh trade melawan momentum. 

SafeZone Stops: Menempatkan Stop dengan Cerdas 

Salah satu pertanyaan paling sulit dalam trading: di mana menempatkan stop loss? 

Terlalu dekat, Anda di-stop out oleh noise normal pasar. Terlalu jauh, Anda risiko terlalu banyak modal. 

Dr. Elder mengembangkan metode SafeZone yang brilian: tempatkan stop berdasarkan volatilitas pasar, bukan level support/resistance yang jelas. 

Logikanya: jika pasar sedang volatil, beri ruang lebih. Jika pasar tenang, stop bisa lebih ketat. 

SafeZone mengukur "noise" pasar—seberapa jauh harga biasanya bergerak melawan tren sebelum melanjutkan. Stop ditempatkan di luar noise ini, memberi trade Anda ruang untuk bernapas.

Keuntungan besar: Stop Anda tidak berada di level jelas di mana semua trader lain menempatkan stop mereka. Ini mengurangi kemungkinan di-stop out sebelum pasar bergerak searah Anda.


Bagian 4: Uang - Bertahan Hidup adalah Kemenangan Pertama 

Struktur Akun Seperti Kapal Selam 

Ini adalah salah satu analogi paling powerful dari Dr. Elder: struktur akun trading Anda seperti kapal selam. 

Kapal selam dibagi menjadi banyak kompartemen. Jika satu kompartemen bocor dan terisi air, kompartemen lain tetap kedap air. Kapal tidak tenggelam. 

Akun trading Anda harus sama. 

Aturan 2%: Jangan pernah risiko lebih dari 2% dari total modal Anda pada satu trade. Kedengarannya terlalu konservatif? Lakukan matematikanya. 

Jika Anda risiko 2% per trade dan mengalami 10 kerugian berturut-turut (yang sangat jarang), Anda kehilangan kurang dari 20% akun. Anda masih punya 80% modal untuk comeback. 

Sekarang bandingkan dengan trader yang risiko 10% per trade. Lima kerugian berturut-turut = kehilangan 40% modal. Dan untuk recover dari 40% loss, Anda perlu profit 67%—jauh lebih sulit. 

Aturan 6%: Total risiko dari semua trade terbuka tidak boleh melebihi 6% dari akun. 

Ini mencegah Anda dari overtrading. Jika Anda sudah punya tiga trade terbuka dengan risiko 2% masing-masing, Anda tidak boleh masuk trade baru. Tunggu sampai salah satu ditutup. 

Position Sizing: Sesuaikan Ukuran dengan Risiko 

Banyak trader membuat kesalahan fatal: mereka selalu trade dengan ukuran yang sama, tidak peduli volatilitas pasar atau jarak stop loss. 

Dr. Elder mengajarkan pendekatan yang lebih cerdas: sesuaikan ukuran posisi Anda berdasarkan jarak stop loss. 

Jika stop loss jauh (karena pasar volatile), kurangi ukuran posisi. Jika stop loss dekat (karena setup ketat), Anda bisa ukuran posisi lebih besar. 

Tujuannya: risiko dolar yang sama pada setiap trade, tidak peduli berapa banyak saham atau kontrak yang Anda beli. 

Contoh sederhana:

  • Akun $50.000
  • Risiko maksimal per trade: 2% = $1.000
  • Trade A: Stop loss $2 jauh dari entry → beli 500 saham
  • Trade B: Stop loss $4 jauh dari entry → beli 250 saham

Dua trade berbeda, risiko dolar yang sama. 

Record Keeping: Jurnal adalah Guru Terbaik 

Dr. Elder menekankan pentingnya jurnal trading yang detail. 

Kebanyakan trader hanya mencatat: entry, exit, profit/loss. Itu tidak cukup. Jurnal trading yang baik mencakup: 

  • Screenshot chart dengan analisis Anda
  • Alasan masuk trade - setup apa yang Anda lihat?
  • Rencana exit - target profit dan stop loss
  • Emosi saat masuk - tenang atau cemas?
  • Apa yang benar - jika profit, mengapa berhasil?
  • Apa yang salah - jika loss, kesalahan di mana?
  • Pelajaran - apa yang akan Anda lakukan berbeda?

Trader yang tidak belajar dari kesalahan mereka akan mengulanginya. Jurnal adalah cara Anda belajar dari setiap trade—baik yang menang maupun yang kalah. 

Dr. Elder bahkan membagikan jurnal trading pribadinya di buku, menunjukkan trade nyata dengan analisis jujur tentang apa yang benar dan salah. Ini adalah transparansi yang jarang Anda temukan.


Bagian 5: Mengorganisir Trading Anda 

Trading Bukan Pekerjaan 9-5 

Salah satu kesalahan terbesar trader pemula: mereka berpikir trading adalah tentang duduk di depan layar sepanjang hari, menonton setiap pergerakan harga. 

Itu bukan trading. Itu penyiksaan diri. 

Dr. Elder mengajarkan pendekatan yang lebih sehat: trading yang terorganisir.

Rutinitas Pre-Market: 

  • Review pasar global - apa yang terjadi semalam?
  • Scan grafik - setup apa yang muncul?
  • Buat watchlist - saham/instrumen mana yang menarik?
  • Review jurnal - pelajaran dari trade kemarin?
  • Persiapan mental - visualisasi sukses

Rutinitas During-Market: 

  • Monitor trade aktif
  • Eksekusi trade berdasarkan setup yang direncanakan
  • TIDAK overtrading atau chase trade
  • Jaga disiplin - ikuti rencana

Rutinitas After-Market: 

  • Update jurnal dengan trade hari ini
  • Review - apa yang bekerja? Apa yang tidak?
  • Persiapan untuk besok - update watchlist
  • Relax - trading adalah marathon, bukan sprint

Life Outside Trading 

Dr. Elder memperingatkan: jangan biarkan trading mengonsumsi hidup Anda. 

Trader yang hanya fokus pada trading tanpa kehidupan di luar layar akan burnout. Stress trading sangat intens, dan Anda perlu outlet. 

Miliki hobi. Miliki hubungan. Miliki minat di luar pasar. 

Trading adalah BAGIAN dari hidup Anda, bukan SELURUH hidup Anda. 

Kesehatan mental, fisik, dan emosional saling terkait. Mengabaikan satu akan merusak yang lain—termasuk performa trading Anda.


Bagian 6: Strategi Trading Lanjutan 

Day Trading vs. Swing Trading 

Dr. Elder membahas perbedaan fundamental antara pendekatan trading:

Day Trading: 

  • In dan out dalam satu hari
  • Tidak ada risiko overnight
  • Butuh fokus intens dan waktu penuh
  • Profit per trade kecil, tapi frekuensi tinggi

Swing Trading: 

  • Hold posisi beberapa hari hingga minggu
  • Tangkap pergerakan tren yang lebih besar
  • Tidak butuh monitoring konstan
  • Profit per trade lebih besar, frekuensi lebih rendah

Mana yang lebih baik? Tidak ada jawaban universal. Tergantung kepribadian, gaya hidup, dan modal Anda. 

Yang penting: pilih satu dan master it. Jangan loncat-loncat antara gaya berbeda.

Case Studies: Belajar dari Trade Nyata 

Bagian paling berharga dari buku ini adalah ketika Dr. Elder membuka trade pribadinya. 

Ia tidak hanya menunjukkan trade yang menang. Ia juga menunjukkan trade yang rugi—dan menjelaskan dengan jujur kesalahan yang ia buat. 

Dari case studies ini, beberapa pelajaran universal muncul: 

1. Setup terbaik tidak selalu menang Bahkan dengan analisis sempurna, pasar bisa bergerak melawan Anda. Itulah mengapa manajemen risiko sangat krusial. 

2. Discipline beats intelligence Trade yang paling profitable Dr. Elder bukan yang paling "pintar." Mereka adalah trade di mana ia mengikuti sistemnya dengan sempurna—masuk pada setup yang tepat, exit pada target yang direncanakan. 

3. Kesalahan terbesar adalah emotional trade Setiap trade besar yang rugi terjadi ketika Dr. Elder melanggar aturannya sendiri karena emosi—revenge trading setelah loss, atau greed trading setelah win.

4. Small losses are OK, big losses are disaster Kerugian kecil adalah biaya bisnis trading. Tapi satu kerugian besar bisa menghancurkan akun. Protect capital at all cost.


Bagian 7: Mindset untuk Sukses Jangka Panjang

Trading adalah Marathon, Bukan Sprint 

Banyak orang masuk ke trading dengan ekspektasi tidak realistis: "Saya akan double akun saya dalam sebulan!" 

Realitas: Trader profesional yang baik menargetkan 20-30% return per tahun. Itu sudah luar biasa—jauh lebih baik dari kebanyakan hedge fund. 

Jika Anda bisa konsisten profit 2-3% per bulan, Anda sedang melakukan pekerjaan hebat.

Fokus pada konsistensi, bukan home run. 

Continuous Learning 

Pasar berevolusi. Apa yang bekerja tahun lalu mungkin tidak bekerja tahun ini.

Dr. Elder menekankan pentingnya terus belajar dan beradaptasi. 

  • Baca buku trading
  • Pelajari trader sukses lain
  • Review trade Anda secara regular
  • Perbaiki sistem Anda berdasarkan data
  • Tetap humble - pasar selalu bisa mengajarkan sesuatu

Trader yang berhenti belajar akan tertinggal. 

Dealing with Losses 

Kerugian adalah bagian tak terpisahkan dari trading. Bahkan trader terbaik di dunia mengalami losing streak. 

Yang membedakan winner dari loser adalah bagaimana mereka merespons kerugian.

Loser: 

  • Menyalahkan pasar, broker, atau orang lain
  • Emosional dan impulsif
  • Revenge trading untuk "get back" losses
  • Abandon sistem mereka

Winner: 

  • Menerima kerugian sebagai bagian dari bisnis
  • Analisa apa yang salah tanpa emosi
  • Stick to sistem mereka
  • Learn dan improve

Pertanyaan bukan "apakah saya akan loss?" Pertanyaan adalah "bagaimana saya akan handle loss ketika itu terjadi?"


Penutup: Jalan Menuju Trading Mastery 

Integration adalah Kunci 

Dr. Elder menutup buku dengan reminder penting: ketiga M harus terintegrasi. 

Anda tidak bisa hanya fokus pada sistem trading dan mengabaikan psikologi. Anda tidak bisa hanya fokus pada mindset tanpa metode solid. Anda tidak bisa punya mindset dan metode tapi mengabaikan manajemen uang. 

Ketiganya harus bekerja harmonis. 

Bayangkan segitiga dengan tiga sisi sama panjang: 

  • Mind - psikologi dan disiplin
  • Method - sistem dan analisis
  • Money - risk dan position management

Perkuat ketiga sisi ini secara equal, dan Anda memiliki fondasi kokoh untuk trading sukses jangka panjang. 

Perjalanan, Bukan Destinasi 

Trading mastery bukan sesuatu yang Anda "capai" dan selesai. Ini adalah perjalanan berkelanjutan. 

Akan ada kemajuan dan kemunduran. Bulan yang menguntungkan dan bulan yang merugi. Periode di mana segala sesuatu klik, dan periode di mana Anda questioning everything. 

Itu normal. 

Yang penting adalah terus bergerak maju. Belajar dari setiap pengalaman. Perbaiki kelemahan Anda. Perkuat kekuatan Anda. 

The Trading Room is Open 

Dr. Elder telah membuka pintu ruang tradingnya untuk Anda. Ia telah berbagi metode, mindset, dan strategi money management yang telah ia kembangkan selama puluhan tahun. 

Tapi pengetahuan tanpa aksi tidak ada gunanya. 

Sekarang giliran Anda untuk: 

1. Kembangkan disiplin mental - latih pikiran Anda untuk tetap objektif dan unemotional

2. Bangun sistem yang solid - gunakan Triple Screen, Impulse, SafeZone sebagai starting point

3. Protect modal Anda - risiko maksimal 2% per trade, never more 

4. Maintain jurnal detail - belajar dari setiap trade 

5. Practice patience - tunggu setup terbaik, jangan overtrading 

6. Keep learning - pasar berubah, Anda harus evolve 

Remember: Setiap trader profesional pernah menjadi pemula. Setiap master pernah membuat kesalahan bodoh. Perbedaan antara mereka yang bertahan dan yang menyerah adalah persistence dan willingness to learn. 

Trading bukan tentang menjadi sempurna. Trading tentang membuat keputusan yang probabilitas tinggi, mengelola risiko dengan bijak, dan terus belajar dari pengalaman. 

Pintu trading room sudah terbuka. Apakah Anda siap masuk dan melakukan pekerjaan yang diperlukan?


Tentang Buku Asli 

Come Into My Trading Room: A Complete Guide to Trading ditulis oleh Dr. Alexander Elder dan pertama kali diterbitkan pada tahun 2002, sembilan tahun setelah bestseller internasionalnya "Trading for a Living." 

Dr. Alexander Elder adalah kombinasi unik: trader profesional, ahli analisis teknikal, dan psikiater praktis. Latar belakang psikiatrinya memberikan perspektif unik tentang aspek emosional trading yang sering diabaikan oleh buku-buku teknis lainnya. 

Ia adalah pendiri Financial Trading Inc., yang menyediakan trading camps intensif untuk trader di seluruh dunia. Buku pertamanya "Trading for a Living" dan Study Guide-nya telah terjual lebih dari 160.000 eksemplar dan diterjemahkan ke sembilan bahasa. 

"Come Into My Trading Room" adalah evolusi dari pekerjaan sebelumnya, dengan fokus lebih dalam pada integrasi tiga M (Mind, Method, Money) dan transparansi luar biasa dalam membagikan trade pribadi Dr. Elder. 

Buku ini dilengkapi dengan Study Guide terpisah yang berisi 100 pertanyaan dan jawaban serta hampir 50 chart untuk menguji pemahaman Anda tentang sembilan area kunci trading. Dr. Elder sangat menyarankan untuk mengerjakan Study Guide sebelum mempertaruhkan satu dolar pun di pasar. 

Untuk pembelajaran mendalam dan pemahaman penuh tentang sistem trading Dr. Elder, sangat disarankan membaca buku aslinya. Ringkasan ini memberikan overview komprehensif, tetapi detail, nuansa, dan case studies lengkap hanya bisa ditemukan dalam buku asli. 

Sekarang adalah waktu Anda untuk memulai perjalanan trading yang serius.

Pelajari. Praktikkan. Protect modal. Dan trading dengan disiplin.

 

That's the end — you've finished this summary.

Read next: A Random Walk Down Wall Street
Back to top

Similar books