Strengths Finder 2.0
by Tom Rath · December 2025 · 16 min read
Pertanyaan yang Mengubah Segalanya
Table of contents
Pertanyaan yang Mengubah Segalanya
Bangun pagi. Anda pergi ke kantor. Duduk di meja. Membuka komputer. Memulai hari.
Tapi ada pertanyaan yang jarang kita tanyakan pada diri sendiri: "Apakah hari ini saya punya kesempatan untuk melakukan apa yang saya lakukan terbaik?"
Untuk kebanyakan orang, jawabannya mengejutkan dan menyedihkan: Tidak.
Penelitian Gallup selama puluhan tahun mengungkapkan fakta yang mengkhawatirkan: sebagian besar orang tidak menggunakan kekuatan alami mereka setiap hari. Sebaliknya, mereka menghabiskan waktu dan energi untuk "memperbaiki" kelemahan mereka—mencoba menjadi seseorang yang mereka bukan.
Dari kecil, kita diajarkan untuk fokus pada kelemahan. Rapor sekolah penuh dengan komentar: "Perlu meningkatkan matematika." "Harus lebih fokus di kelas." "Kurang aktif dalam diskusi."
Tidak ada yang mengatakan: "Sarah cemerlang dalam storytelling—mari kembangkan itu lebih jauh." Atau "David punya kemampuan analitis luar biasa—mari maksimalkan kekuatan itu."
Kita hidup dalam budaya yang terobsesi dengan kelemahan. Setiap review performa di kantor fokus pada "area yang perlu improvement." Setiap program pengembangan diri berbicara tentang "mengatasi kelemahan Anda."
Hasilnya? Jutaan orang yang tidak engaged dalam pekerjaan mereka. Tidak bahagia. Tidak produktif. Merasa seperti mencoba memaksakan diri menjadi orang lain.
Tom Rath dan tim Gallup punya pesan radikal: Stop fokus pada kelemahan. Mulai fokus pada kekuatan.
Ini bukan tentang mengabaikan kelemahan sepenuhnya. Ini tentang mengubah prioritas—dari menghabiskan 80% waktu untuk memperbaiki apa yang buruk, menjadi menghabiskan 80% waktu untuk mengoptimalkan apa yang sudah bagus.
Dan perubahan sederhana dalam fokus ini menghasilkan perbedaan yang dramatis: orang yang fokus pada kekuatan mereka 6 kali lebih engaged dalam pekerjaan mereka.
Buku StrengthsFinder 2.0 bukan hanya teori. Ini adalah panduan praktis—lengkap dengan assessment online yang telah diikuti lebih dari 20 juta orang di seluruh dunia—untuk mengidentifikasi, memahami, dan memaksimalkan kekuatan unik Anda.
Mari kita mulai perjalanan menemukan siapa Anda sebenarnya, dan bagaimana menjadi versi terbaik dari diri Anda.
Bagian 1: Revolusi Berpikir tentang Diri Sendiri
Mengapa Kita Salah Fokus?
Bayangkan dua karyawan di perusahaan yang sama:
Karyawan A cemerlang dalam public speaking—karismatik, natural di panggung, bisa membuat audiens terpukau. Tapi dia lemah dalam administrasi—sering telat submit laporan, meja berantakan, detail sering terlewat.
Karyawan B luar biasa dalam analisis data—bisa melihat pola yang orang lain tidak lihat, teliti sampai detail terkecil. Tapi dia tidak nyaman berbicara di depan umum—grogi, tidak bisa mengekspresikan ide dengan jelas.
Pendekatan tradisional: Kirim Karyawan A ke pelatihan manajemen waktu dan organisasi. Kirim Karyawan B ke kursus public speaking. Fokuslah memperbaiki kelemahan mereka.
Pendekatan StrengthsFinder: Biarkan Karyawan A fokus pada presentasi, networking, dan memotivasi tim. Pasangkan dia dengan asisten yang kuat dalam organisasi. Biarkan Karyawan B fokus pada riset mendalam, analisis strategis, dan menulis laporan detail. Minta dia menyampaikan temuan melalui tulisan atau presentasi kecil.
Mana yang lebih masuk akal? Mana yang lebih efektif?
Data yang Tidak Bisa Dibantah
Gallup menghabiskan lebih dari 40 tahun meneliti jutaan orang di seluruh dunia. Mereka menemukan:
- Orang yang menggunakan kekuatan mereka setiap hari 3 kali lebih mungkin melaporkan kualitas hidup yang sangat baik
- Tim yang fokus pada kekuatan mengalami 12.5% peningkatan produktivitas
- Orang yang mengetahui dan menggunakan kekuatan mereka 8% lebih produktif dan 15% lebih kecil kemungkinannya untuk resign
Tapi yang paling mengejutkan: hanya 33% orang yang merasa bahwa mereka punya kesempatan untuk melakukan apa yang mereka lakukan terbaik setiap hari.
Itu berarti dua dari tiga orang pergi bekerja setiap hari tanpa menggunakan talenta alami mereka. Mereka bertahan, bukan berkembang. Mereka survive, bukan thrive.
Kekuatan Bukan Tentang Apa yang Anda Bisa Lakukan
Ada perbedaan penting yang perlu dipahami: Kekuatan bukan hanya tentang apa yang bisa Anda lakukan, tetapi tentang apa yang membuat Anda energized ketika melakukannya.
Anda mungkin bisa mengerjakan spreadsheet Excel selama 8 jam—tapi apakah Anda merasa energized atau exhausted setelahnya?
Anda mungkin bisa berbicara di depan 100 orang—tapi apakah Anda excited atau drained setelah presentasi?
Kekuatan sejati adalah kombinasi dari tiga elemen:
1. Talent (Bakat): Pola pikir, perasaan, dan perilaku yang terjadi secara alami dan konsisten
2. Knowledge (Pengetahuan): Fakta dan pelajaran yang Anda pelajari
3. Skill (Keterampilan): Langkah-langkah aktivitas yang Anda kuasai
Talent adalah fondasi. Anda tidak bisa mengajarkan bakat—itu sudah ada dalam diri Anda sejak lahir. Tapi Anda bisa mengidentifikasi, memahami, dan mengembangkannya menjadi kekuatan yang powerful dengan menambahkan pengetahuan dan keterampilan.
Bagian 2: 34 Tema Kekuatan yang Membentuk Siapa Anda
Empat Domain Kekuatan
Gallup mengidentifikasi 34 tema kekuatan yang berbeda—dan setiap orang memiliki kombinasi unik. Bayangkan: dengan 34 tema, ada triliunan kombinasi possible. Anda benar-benar unik.
Ke-34 tema ini dikelompokkan ke dalam empat domain besar:
1. Executing (Eksekusi): Mereka yang Menyelesaikan Pekerjaan
Orang dengan kekuatan di domain ini adalah "doers" sejati. Mereka adalah tangan dan kaki tim—yang mengubah ide menjadi realitas. Mereka peduli tentang struktur, sistem, timeline, dan menyelesaikan tugas.
Tema dalam domain ini: Achiever, Arranger, Belief, Consistency, Deliberative, Discipline, Focus, Responsibility, Restorative.
2. Influencing (Mempengaruhi): Mereka yang Menggerakkan Orang
Orang dengan kekuatan di domain ini adalah "energizers." Mereka adalah mulut tim—yang menyuarakan visi, memotivasi orang lain, dan mendorong perubahan. Mereka peduli tentang persuasi, komunikasi, dan membuat impact.
Tema dalam domain ini: Activator, Command, Communication, Competition, Maximizer, Self-Assurance, Significance, Woo.
3. Relationship Building (Membangun Relasi): Mereka yang Menyatukan Tim
Orang dengan kekuatan di domain ini adalah "connectors." Mereka adalah jantung tim—yang menciptakan chemistry, membangun kepercayaan, dan menjaga kohesi. Mereka peduli tentang hubungan, empati, dan menciptakan sense of belonging.
Tema dalam domain ini: Adaptability, Connectedness, Developer, Empathy, Harmony, Includer, Individualization, Positivity, Relator.
4. Strategic Thinking (Berpikir Strategis): Mereka yang Melihat Gambaran Besar
Orang dengan kekuatan di domain ini adalah "thinkers." Mereka adalah otak tim—yang menganalisis, merencanakan, dan melihat ke depan. Mereka peduli tentang data, konsep, pola, dan kemungkinan masa depan.
Tema dalam domain ini: Analytical, Context, Futuristic, Ideation, Input, Intellection, Learner, Strategic.
Beberapa Tema yang Perlu Anda Kenali
Mari kita lihat beberapa tema secara lebih detail untuk memahami betapa spesifik dan powerful mereka:
Achiever: Anda punya dorongan internal yang konstan untuk menyelesaikan sesuatu. Hari yang produktif adalah hari yang baik. Anda mengukur hari Anda dengan berapa banyak yang diselesaikan. Bahkan setelah mencapai goal besar, Anda langsung mencari tantangan berikutnya.
Bahaya: Burnout karena tidak pernah merasa "cukup." Solusi: Rayakan pencapaian sebelum pindah ke yang berikutnya.
Learner: Anda mencintai proses belajar itu sendiri—bukan hanya hasil akhir. Subjek apa pun, skill apa pun, Anda excited untuk menguasainya. Perjalanan dari tidak tahu menjadi tahu adalah yang memberi Anda energi.
Bahaya: Terjebak dalam learning tanpa applying. Solusi: Set goal untuk mengaplikasikan apa yang dipelajari.
Empathy: Anda bisa merasakan emosi orang lain seolah-olah itu emosi Anda sendiri. Anda intuitif tentang apa yang orang rasakan, bahkan ketika mereka tidak mengatakannya. Orang merasa dimengerti ketika bersama Anda.
Bahaya: Emotional exhaustion karena "menyerap" emosi orang lain. Solusi: Ciptakan boundary dan waktu untuk recharge.
Strategic: Anda melihat pola di mana orang lain melihat chaos. Anda dengan cepat bisa mengevaluasi berbagai rute dan menentukan jalur terbaik. Anda adalah master "what if" scenarios.
Bahaya: Analisis paralysis—terlalu banyak opsi bisa membuat sulit untuk memilih. Solusi: Set deadline untuk decision-making.
Woo (Winning Others Over): Anda menikmati challenge untuk bertemu orang baru dan membuat mereka menyukai Anda. Anda bukan hanya social—Anda thrive on menciptakan koneksi baru. Strangers adalah teman yang belum Anda kenal.
Bahaya: Relationship yang lebar tapi tidak dalam. Solusi: Investasikan waktu untuk memperdalam beberapa relasi kunci.
Command: Anda punya presence. Anda mengambil kontrol situasi dan membuat keputusan. Anda tidak takut konfrontasi—bahkan ketika orang lain uncomfortable, Anda merasa ini perlu untuk kejernihan.
Bahaya: Bisa terlihat bossy atau intimidating. Solusi: Kombinasikan kekuatan ini dengan empathy—tahu kapan push dan kapan listen.
Kombinasi yang Menciptakan Unikness Anda
Yang membuat Anda benar-benar unik bukan tema individual, tetapi kombinasi dari top 5 tema Anda.
Dua orang bisa sama-sama punya "Achiever" di top 5, tapi jika yang satu dikombinasikan dengan "Empathy" dan yang lain dengan "Competition," mereka akan mengekspresikan Achiever dengan cara yang sangat berbeda.
Achiever + Empathy = Seseorang yang driven untuk menyelesaikan hal-hal yang membantu orang lain.
Achiever + Competition = Seseorang yang driven untuk menjadi yang terbaik dan mengalahkan target.
Keduanya Achiever, tapi motivasi dan ekspresinya sangat berbeda.
Bagian 3: Bagaimana Menggunakan Kekuatan Anda Setiap Hari
Dari Awareness ke Action
Mengetahui kekuatan Anda adalah langkah pertama. Tapi pengetahuan tanpa aplikasi tidak ada gunanya. StrengthsFinder 2.0 menyediakan 50 "Ideas for Action" untuk setiap kombinasi top 5 Anda—strategi konkret untuk menggunakan kekuatan Anda.
Contoh untuk Learner:
- Jadilah expert di bidang Anda—orang akan datang ke Anda untuk pengetahuan
- Volunteer untuk project yang membutuhkan Anda mempelajari skill atau subjek baru
- Ajari orang lain apa yang baru Anda pelajari—teaching adalah cara terbaik untuk solidify learning
Contoh untuk Empathy:
- Gunakan kekuatan ini untuk membantu orang mengekspresikan perasaan mereka
- Partner dengan orang yang kuat di "Command" atau "Activator"—mereka butuh perspektif emotional Anda
- Bantu team leader memahami emotional climate tim
Contoh untuk Strategic:
- Jadilah orang yang tim datangi ketika ada masalah kompleks yang perlu dipecahkan
- Jangan takut untuk challenge status quo—"selalu begitu caranya" bukan alasan yang baik untuk Anda
- Komunikasikan berbagai scenarios dan opsi ke decision makers
Tailoring Pekerjaan Anda ke Kekuatan Anda
Tidak semua orang bisa mengubah pekerjaan mereka secara radikal. Tapi bahkan dalam role yang sama, ada cara untuk "mengukir" pekerjaan Anda agar lebih sesuai dengan kekuatan.
Cerita Nyata: Salesperson yang Dipromosikan Menjadi Manager
Seorang salesperson cemerlang dipromosikan menjadi sales manager. Logikanya sederhana: dia top performer, jadi pasti bisa memimpin tim.
Tapi dia struggle. Kenapa? Karena kekuatannya adalah "Woo" dan "Competition"—dia cemerlang dalam meeting clients baru dan closing deals. Tapi managing people membutuhkan "Developer" dan "Empathy"—kekuatan yang bukan di top 5-nya.
Setelah mengidentifikasi ini, perusahaan membuat role hybrid: "Senior Sales Leader" di mana dia tetap handle major accounts (menggunakan Woo), memimpin dalam high-stakes negotiations (menggunakan Competition), dan menjadi mentor untuk salespeople baru tentang teknik closing—tapi tidak handle HR issues atau day-to-day management.
Hasilnya? Dia thrive. Perusahaan menang. Tim menang.
Pelajaran: Jangan asumsikan promosi vertikal selalu lebih baik. Terkadang, expansion horizontal yang memaksimalkan kekuatan adalah path yang lebih baik.
Mengelola Kelemahan Tanpa Terobsesi
StrengthsFinder tidak bilang "abaikan kelemahan sepenuhnya." Ada empat strategi untuk mengelola kelemahan:
1. Sedikit Lebih Baik: Untuk kelemahan yang critical tapi bukan core dari pekerjaan Anda, perbaiki cukup agar tidak jadi penghambat. Tidak perlu menjadi expert—cukup "good enough."
2. Buat Sistem: Gunakan tool dan proses untuk compensate. Lemah dalam organisasi? Gunakan app, reminder, checklist.
3. Partner Up: Temukan orang yang kuat di area Anda lemah. Kelemahan Anda bisa jadi kekuatan orang lain.
4. Hindari: Untuk kelemahan yang benar-benar tidak relevan dengan goal Anda, tidak apa-apa untuk tidak melakukannya sama sekali.
Bagian 4: Membangun Tim Berdasarkan Strengths
Kekuatan Tim Bukan Jumlah Individual
Kesalahan besar yang sering dibuat leader: mencari orang yang "lengkap"—yang kuat di semua area.
Tapi orang seperti itu tidak ada. Dan bahkan jika ada, tim yang terdiri dari orang "lengkap" bukan tim terkuat.
Tim terkuat adalah tim yang memiliki keragaman kekuatan yang saling melengkapi.
Bayangkan tim dengan semua orang kuat di "Strategic Thinking" tapi tidak ada yang kuat di "Executing." Mereka akan punya banyak ide cemerlang—tapi tidak ada yang selesai.
Sebaliknya, tim dengan semua orang kuat di "Executing" tapi tidak ada di "Strategic Thinking" akan sibuk menyelesaikan hal-hal yang mungkin tidak perlu dikerjakan sama sekali.
Empat Domain dalam Tim
Tim yang balanced punya kekuatan di keempat domain:
Executing: Seseorang yang bisa dipercaya untuk menyelesaikan tugas, mengelola timeline, dan deliver hasil.
Influencing: Seseorang yang bisa mengkomunikasikan visi, memotivasi orang, dan membuat tim didengar oleh stakeholder.
Relationship Building: Seseorang yang menjaga cohesion, resolve konflik, dan memastikan semua orang merasa valued.
Strategic Thinking: Seseorang yang bisa melihat big picture, anticipate challenges, dan plan ahead.
Tidak perlu setiap orang kuat di semua domain—justru, diversity adalah kekuatan.
Menghargai Blockers dan Dissenter
Dalam StrengthsFinder lens, orang dengan "Deliberative" atau "Analytical" sering terlihat sebagai "negative" atau "blocker" karena mereka selalu mengidentifikasi risiko dan masalah.
Tapi mereka invaluable. Mereka adalah yang mencegah tim dari membuat keputusan terburu-buru yang akan menyebabkan masalah besar nanti.
Leader yang baik tidak melihat ini sebagai negativity. Mereka melihat ini sebagai essential checking mechanism.
Sama seperti dalam buku Sway yang kita bahas sebelumnya—dissenter dan blockers mencegah groupthink dan membuat keputusan lebih baik.
Bagian 5: Aplikasi Kekuatan dalam Berbagai Aspek Kehidupan
Dalam Karir: Memilih Jalur yang Tepat
Banyak orang memilih karir berdasarkan:
- Apa yang orang tua inginkan
- Apa yang "prestisius"
- Apa yang membayar baik
- Apa yang teman-teman mereka lakukan
Jarang orang bertanya: "Karir apa yang memungkinkan saya menggunakan kekuatan alami saya setiap hari?"
Contoh: Seseorang dengan top 5: Learner, Input, Intellection, Analytical, Ideation—semua di Strategic Thinking domain.
Karir yang cocok: Researcher, analyst, strategic planner, consultant, professor, data scientist.
Karir yang mungkin struggle: Sales langsung, event management, customer service frontline—yang membutuhkan banyak Influencing dan Relationship Building tanpa banyak waktu untuk deep thinking.
Bukan berarti mereka tidak bisa melakukan sales atau customer service. Tapi mereka akan merasa drained, bukan energized. Mereka akan survive, bukan thrive.
Dalam Relationship: Memahami Pasangan dan Teman
Kekuatan tidak hanya tentang pekerjaan. Ini tentang bagaimana Anda berhubungan dengan orang lain.
Contoh konflik yang umum:
Partner A punya "Discipline" dan "Consistency" tinggi—mereka suka routine, plan, dan predictability.
Partner B punya "Adaptability" dan "Activator" tinggi—mereka spontan, suka perubahan, dan quick decisions.
Tanpa memahami kekuatan masing-masing, ini akan jadi konflik konstan: "Kenapa kamu tidak bisa stick to plan?" vs. "Kenapa kamu tidak bisa lebih flexible?"
Dengan memahami kekuatan: "Oh, kamu butuh structure untuk merasa aman. Dan kamu butuh spontaneity untuk merasa hidup. Bagaimana kita bisa honor keduanya?"
Solusi mungkin: Buat struktur untuk hal-hal penting (finansial, schedule anak), tapi biarkan spontaneity untuk weekend dan vacation planning.
Dalam Parenting: Mengenali Kekuatan Anak
Salah satu aplikasi paling powerful dari StrengthsFinder adalah dalam parenting.
Terlalu sering, orang tua mencoba membuat anak menjadi versi yang "lebih baik" dari diri mereka—atau worse, mencoba membuat anak mengatasi kelemahan yang orang tua sendiri punya.
Anak yang kuat di "Learner" dan "Input" akan senang diberi buku, museum trips, dan kesempatan untuk explore topik baru. Jangan paksa mereka untuk "fokus pada satu hal"—diversity adalah kekuatan mereka.
Anak yang kuat di "Competition" dan "Achiever" akan thrive dengan clear goals dan challenges. Jangan label mereka "terlalu kompetitif"—channelkan energi itu ke arah yang produktif.
Anak yang kuat di "Empathy" dan "Harmony" mungkin avoid konflik dan terlalu mengakomodasi orang lain. Ajarkan mereka bahwa disagreement itu sehat—tapi jangan paksa mereka untuk "lebih agresif."
Setiap anak unik. Dan pekerjaan orang tua bukan membuat mereka menjadi seseorang yang mereka bukan, tetapi membantu mereka menjadi versi terbaik dari siapa mereka sudah.
Bagian 6: Dari Pengetahuan ke Transformasi
Mengapa Banyak Orang Tahu Tapi Tidak Berubah
Jutaan orang telah mengambil assessment StrengthsFinder. Banyak yang bilang: "Wow, ini sangat akurat!" Lalu... tidak melakukan apa-apa dengan informasi itu.
Mengapa?
Karena pengetahuan tanpa action tidak ada artinya.
Mengetahui kekuatan Anda adalah langkah pertama. Tapi transformasi terjadi ketika:
1. Anda secara aktif mencari kesempatan untuk menggunakan kekuatan Anda setiap hari
2. Anda mengkomunikasikan kekuatan Anda ke orang lain—manager, partner, tim
3. Anda membuat keputusan besar (karir, project, relationship) dengan mempertimbangkan kekuatan Anda
4. Anda berhenti merasa guilty tentang kelemahan Anda dan mulai celebrate kekuatan Anda
Action Plan Minggu Ini, Bulan Ini, Tahun Ini
Minggu ini:
- Identifikasi 3 tugas yang paling membuat Anda energized minggu lalu—tugas apa yang menggunakan kekuatan Anda?
- Identifikasi 3 tugas yang paling membuat Anda drained—mana yang bisa Anda delegate, automate, atau minimize?
- Berbicara dengan manager atau partner Anda tentang kekuatan Anda
Bulan ini:
- Volunteer untuk project atau tugas yang align dengan kekuatan Anda
- Observasi tim Anda—siapa yang kuat di domain berbeda? Bagaimana Anda bisa collaborate lebih baik?
- Eksperimen dengan cara baru menggunakan kekuatan Anda
Tahun ini:
- Evaluasi apakah karir/role Anda current memungkinkan Anda menggunakan kekuatan setiap hari
- Jika tidak, buat plan: apakah Anda perlu reshape role Anda, cari role baru, atau bahkan pivot karir?
- Bangun relationship dengan orang yang kekuatannya complement yours
Mengubah Percakapan
Bayangkan dunia di mana:
- Performance review tidak fokus pada "area untuk improvement" tetapi pada "bagaimana kita bisa memaksimalkan kekuatan Anda lebih lagi?"
- Job interview tidak hanya tentang "apa kelemahan Anda?" tetapi tentang "apa yang membuat Anda energized dan bagaimana kita bisa memberikan Anda kesempatan untuk melakukan itu setiap hari?"
- Sekolah tidak obsessed dengan membuat semua anak "well-rounded" tetapi membantu setiap anak mengidentifikasi dan mengembangkan keunikan mereka
- Relationship tidak tentang "mengubah" partner menjadi seperti yang kita inginkan tetapi tentang menghargai dan memanfaatkan kekuatan masing-masing
Ini bukan utopia. Ini sangat mungkin. Dan dimulai dengan Anda.
Penutup: Anda Tidak Bisa Menjadi Apa Saja—Tapi Anda Bisa Menjadi Lebih dari Siapa Anda Sekarang
Ada mitos yang sering kita dengar: "You can be anything you want to be."
Tom Rath dengan jujur mengatakan: Itu tidak benar.
Anda tidak bisa menjadi apa saja. Anda tidak bisa menjadi orang lain. Anda tidak akan pernah menjadi versi sempurna yang kuat di semua 34 tema.
Tapi—dan ini jauh lebih powerful—Anda bisa menjadi lebih banyak dari siapa Anda sudah.
Anda bisa mengidentifikasi talenta alami yang sudah ada dalam diri Anda. Anda bisa menambahkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengubah talenta itu menjadi kekuatan. Anda bisa membuat pilihan-pilihan yang align dengan kekuatan Anda. Anda bisa membangun hidup dan karir yang membuat Anda thrive, bukan hanya survive.
Pertanyaan bukan lagi: "Bagaimana saya memperbaiki semua kelemahan saya?"
Pertanyaan sekarang: "Bagaimana saya memaksimalkan kekuatan unik saya untuk membuat impact terbesar?"
Fokus pada kelemahan paling banter akan membuat Anda dari buruk menjadi rata-rata.
Fokus pada kekuatan akan membuat Anda dari bagus menjadi luar biasa.
Dan dunia tidak butuh lebih banyak orang yang rata-rata. Dunia butuh orang-orang yang luar biasa—yang tahu siapa mereka, apa kekuatan mereka, dan bagaimana menggunakan kekuatan itu untuk membuat perbedaan.
Itu adalah Anda. Ketika Anda berhenti mencoba menjadi orang lain dan mulai menjadi lebih banyak dari siapa Anda sudah.
Tentang Buku dan Assessment
StrengthsFinder 2.0 diterbitkan pada 2007 oleh Gallup Press sebagai upgrade dari versi original yang diperkenalkan pada 2001. Buku ini ditulis oleh Tom Rath, researcher yang telah bekerja dengan Gallup selama lebih dari 20 tahun.
Setiap buku dilengkapi dengan unique access code untuk mengambil assessment online yang mengidentifikasi top 5 kekuatan Anda dari 34 tema yang ada. Assessment memakan waktu sekitar 30 menit dan memberikan hasil yang sangat personal dan actionable.
Buku ini telah terjual lebih dari 4 juta copy, menjadi Wall Street Journal #1 bestseller, dan digunakan oleh ribuan organisasi di lebih dari 50 negara untuk pengembangan karyawan dan team building.
Untuk pengalaman penuh, sangat disarankan untuk membeli buku original dan mengambil assessment—karena kekuatan sejati dari StrengthsFinder bukan hanya teorinya, tetapi personal insight yang Anda dapatkan dari assessment yang disesuaikan dengan Anda secara unik.
Sekarang giliran Anda: Temukan kekuatan Anda. Kembangkan. Gunakan. Dan lihat bagaimana hidup Anda berubah.