Skip to main content

Think and Grow Rich

by Napoleon Hill · November 2025 · 14 min read

Tantangan dari Orang Terkaya di Amerika

Table of contents

Tantangan dari Orang Terkaya di Amerika 

Musim gugur 1908. Seorang jurnalis muda bernama Napoleon Hill duduk berhadapan dengan Andrew Carnegie—salah satu orang terkaya di Amerika pada masanya. 

Carnegie memberikan Hill tantangan yang akan mengubah hidupnya: "Maukah kamu menghabiskan 20 tahun berikutnya mewawancarai orang-orang paling sukses di Amerika dan menemukan formula kesuksesan mereka?" 

Tidak ada bayaran. Hanya janji bahwa jika Hill berhasil, pengetahuan yang dia kumpulkan akan mengubah jutaan kehidupan. 

Hill menerima tantangan itu. 

Selama lebih dari 20 tahun, dia mewawancarai 500 orang paling sukses di masanya—Henry Ford, Thomas Edison, John D. Rockefeller, Alexander Graham Bell, dan banyak lagi. Dia mencari pola, prinsip, dan rahasia di balik kesuksesan luar biasa mereka. 

Pada 1937, di tengah Great Depression ketika jutaan orang kehilangan segalanya, Hill menerbitkan temuannya dalam sebuah buku yang akan menjadi salah satu buku pengembangan diri paling berpengaruh sepanjang masa: Think and Grow Rich. 

Judul bukunya sederhana tetapi revolusioner: Berpikir dan Menjadi Kaya. Bukan "Bekerja dan Menjadi Kaya." Bukan "Beruntung dan Menjadi Kaya." Berpikir dan Menjadi Kaya. 

Karena Hill menemukan rahasia yang mengejutkan: Semua pencapaian, semua kekayaan, semua kesuksesan dimulai dari pikiran. Pikiran adalah benih. Kekayaan adalah buahnya. 

Mari kita pelajari 13 prinsip yang Hill temukan—13 langkah yang, jika diterapkan dengan benar, dapat mengubah pikiran menjadi kekayaan.


Prinsip 1: Keinginan yang Membakar 

Lebih dari Sekadar "Ingin" 

Hill memulai dengan prinsip paling fundamental: Desire—keinginan yang membakar. 

Ini bukan "wish" atau harapan. Bukan "andai saja saya kaya..." atau "saya ingin punya uang lebih." 

Ini adalah obsesi yang membara. Keinginan yang begitu kuat sehingga mendominasi setiap pikiran Anda, menggerakkan setiap tindakan Anda, dan memaksa Anda untuk terus maju bahkan ketika seluruh dunia mengatakan "tidak mungkin." 

Hill menceritakan kisah R.U. Darby yang pergi ke Barat untuk menambang emas. Darby dan pamannya menemukan emas dan menambang sekuat tenaga. Tapi tiba-tiba, urat emasnya menghilang. 

Mereka menggali lebih dalam. Tidak ada emas. 

Frustrasi dan lelah, mereka menjual peralatan mereka ke tukang rongsokan dan pulang. 

Tukang rongsokan itu berkonsultasi dengan insinyur tambang yang berpengalaman. Sang insinyur melakukan perhitungan dan bilang, "Gali tiga kaki lagi ke arah itu." 

Tukang rongsokan itu mengikuti saran tersebut. Tiga kaki kemudian—dia menemukan salah satu cadangan emas terbesar di kawasan itu. 

Darby berhenti hanya tiga kaki dari emas karena keinginannya tidak cukup kuat untuk terus menggali. 

Pelajarannya: Kebanyakan orang berhenti tepat sebelum mereka akan berhasil. Mereka menyerah ketika rintangan muncul. Kenapa? Karena keinginan mereka tidak cukup kuat. 

Enam Langkah Mengubah Keinginan Menjadi Kekayaan 

Hill memberikan formula konkret: 

1. Tetapkan jumlah pasti yang Anda inginkan. Bukan "saya ingin kaya." Tetapi "saya ingin 1 miliar rupiah." 

2. Tentukan apa yang akan Anda berikan untuk mendapatkannya. Tidak ada yang gratis. Apa yang akan Anda korbankan atau berikan? 

3. Tetapkan tanggal pasti kapan Anda akan memilikinya.

4. Buat rencana pasti untuk mencapainya, dan mulai SEKARANG—tidak peduli apakah Anda "siap" atau tidak. 

5. Tulis statement yang jelas: jumlah yang Anda inginkan, batas waktu, apa yang akan Anda berikan, dan rencana Anda.

6. Baca statement ini dua kali sehari—pagi saat bangun dan malam sebelum tidur. Saat membaca, LIHAT, RASAKAN, dan YAKINI diri Anda sudah memiliki uang itu. 

Ini bukan sekadar "positive thinking." Ini adalah programming ulang pikiran bawah sadar Anda untuk fokus pada tujuan dengan intensitas laser.


Prinsip 2: Keyakinan (Faith) 

Percaya Sebelum Melihat 

"Keyakinan adalah elixir abadi yang memberikan kehidupan, kekuatan, dan tindakan pada impuls pikiran," tulis Hill. 

Tapi bagaimana Anda bisa percaya pada sesuatu yang belum Anda lihat? Bagaimana Anda bisa yakin akan sukses ketika rekening bank Anda kosong? 

Hill menjelaskan: Keyakinan adalah state of mind yang bisa dikembangkan. 

Anda tidak lahir dengan keyakinan atau tanpa keyakinan. Anda membentuknya melalui auto-suggestion—mengulang-ulang pikiran tertentu pada pikiran bawah sadar Anda sampai ia menerimanya sebagai kebenaran. 

Jika Anda terus-menerus berkata pada diri sendiri "Saya tidak bisa," "Saya tidak layak," "Saya tidak cukup pintar"—pikiran bawah sadar Anda akan mempercayainya, dan Anda akan bertindak sesuai keyakinan itu. 

Tapi jika Anda terus-menerus menegaskan "Saya bisa," "Saya layak untuk sukses," "Saya sedang menjadi versi terbaik dari diri saya"—pikiran bawah sadar Anda akan mempercayai itu, dan Anda akan mulai bertindak dengan keyakinan. 

Formula Keyakinan: 

1. Saya tahu saya punya kemampuan untuk mencapai tujuan saya, oleh karena itu saya MENUNTUT dari diri sendiri tindakan terus-menerus dan persisten untuk mencapainya. 

2. Pikiran dominan saya akan mewujudkan dirinya dalam tindakan fisik. Oleh karena itu, saya akan memusatkan pikiran pada tujuan saya selama 30 menit setiap hari. 

3. Saya tahu prinsip auto-suggestion akan membuat keyakinan yang saya tanamkan dalam pikiran saya menjadi kenyataan. Oleh karena itu, saya akan menginvestasikan waktu setiap hari untuk memvisualisasikan diri saya sebagai orang yang sudah mencapai tujuan.

 


Prinsip 3: Auto-Suggestion (Sugesti Otomatis)

Programming Pikiran Bawah Sadar 

Auto-suggestion adalah jembatan antara pikiran sadar dan bawah sadar. 

Pikiran bawah sadar Anda tidak bisa membedakan antara yang nyata dan yang dibayangkan. Ia menerima dan bertindak berdasarkan apa pun yang Anda berikan padanya—baik itu positif atau negatif. 

Mayoritas orang secara tidak sadar mem-program pikiran bawah sadar mereka dengan pikiran negatif: keraguan, ketakutan, kekhawatiran. 

Hill mengajarkan kita untuk secara sadar mem-program pikiran bawah sadar dengan pikiran yang kita inginkan. 

Caranya: 

  • Visualisasi yang jelas dan intens
  • Afirmasi yang diulang dengan emosi kuat
  • Membaca statement keinginan Anda sambil merasakan emosi sudah memilikinya

Kuncinya: EMOSI. Auto-suggestion tanpa emosi tidak efektif. Anda harus merasakan—benar-benar MERASAKAN—seolah-olah Anda sudah memiliki apa yang Anda inginkan.


Prinsip 4: Pengetahuan Khusus 

Knowledge is NOT Power 

"Pengetahuan adalah kekuatan," kata pepatah lama. 

Hill membantahnya: "Pengetahuan bukanlah kekuatan. Pengetahuan hanya kekuatan potensial. Ia hanya menjadi kekuatan ketika diorganisir menjadi rencana tindakan yang pasti." 

Pengetahuan umum—fakta random, trivia, informasi yang tidak terorganisir—tidak berharga untuk mencapai kekayaan. 

Yang berharga adalah specialized knowledge—pengetahuan spesifik yang langsung relevan dengan tujuan Anda. 

Contoh: Jika tujuan Anda adalah membangun bisnis e-commerce, Anda tidak perlu tahu sejarah Perang Dunia II. Anda perlu tahu tentang digital marketing, supply chain, customer service, dan website optimization. 

Dua cara mendapatkan specialized knowledge: 

1. Pelajari sendiri melalui buku, kursus, mentorship 

2. Kelilingi diri Anda dengan expert yang bisa Anda konsultasikan 

Henry Ford tidak tahu banyak tentang teknologi mesin, tetapi dia tahu cara merakit tim engineer terbaik. Dia tidak perlu tahu segalanya—dia hanya perlu tahu siapa yang tahu.


Prinsip 5: Imajinasi 

Workshop Pikiran 

"Imajinasi adalah workshop di mana semua rencana manusia dibuat," tulis Hill. Ada dua jenis imajinasi: 

1. Synthetic Imagination: Mengombinasikan ide, konsep, atau rencana yang sudah ada menjadi kombinasi baru. 

2. Creative Imagination: Menciptakan sesuatu dari nol—ide yang benar-benar original. Semua fortune dimulai dengan ide. Dan semua ide lahir dari imajinasi. 

Ketika Ford membayangkan mobil yang terjangkau untuk massa, itu imajinasi. Ketika Edison membayangkan lampu listrik, itu imajinasi. Ketika Wright bersaudara membayangkan manusia bisa terbang, itu imajinasi. 

Dunia bilang mereka gila. Tapi mereka mengubah imajinasi mereka menjadi kenyataan.

Latihan imajinasi Anda: 

  • Luangkan waktu setiap hari untuk "bermimpi" dengan tujuan
  • Visualisasikan detail: Bagaimana rasanya sudah mencapai tujuan? Apa yang Anda lihat? Dengar? Rasakan?
  • Jangan batasi diri dengan "realistis." Biarkan imajinasi Anda bebas dulu—nanti baru kita tentukan cara mewujudkannya.

Prinsip 6: Rencana Terorganisir 

Mengubah Keinginan Menjadi Tindakan 

Keinginan dan keyakinan tidak cukup. Anda membutuhkan rencana konkret. 

Hill menekankan: "Anda telah GAGAL jika Anda berhenti dengan hanya rencana. Kebanyakan orang gagal bukan karena kurang ide bagus, tetapi karena kurang eksekusi." 

Langkah-langkah membuat rencana yang efektif: 

1. Bentuk Master Mind Group (akan dijelaskan di prinsip 10) untuk membantu merumuskan rencana 

2. Tentukan apa yang bisa Anda berikan sebagai pertukaran untuk apa yang Anda inginkan. (Tidak ada yang gratis!) 

3. Buat rencana spesifik dengan deadline dan milestone 

4. Mulai SEKARANG—jangan tunggu "waktu yang tepat" 

5. Ketika rencana gagal, buat rencana baru. Jangan menyerah pada tujuan, hanya pada rencana yang tidak berhasil. 

Hill mencatat bahwa kebanyakan orang gagal karena tidak memiliki persistensi untuk membuat rencana baru ketika rencana pertama gagal. Mereka menyerah pada tujuan alih-alih menyerah pada rencana yang buruk.

 


Prinsip 7: Keputusan 

Musuh Terbesar: Penundaan 

Hill menghabiskan puluhan tahun mempelajari orang sukses dan menemukan pola: Mereka membuat keputusan dengan CEPAT dan mengubahnya dengan LAMBAT. 

Orang yang gagal melakukan kebalikan: mereka lambat dalam membuat keputusan dan cepat mengubahnya. 

Prokrastinasi—kebiasaan menunda keputusan—adalah salah satu penyebab kegagalan paling umum. 

Mengapa orang menunda? Karena takut salah. Takut dikritik. Takut mengambil risiko. 

Tapi Hill mengatakan: "Dunia memiliki kebiasaan memberi jalan kepada orang yang tahu apa yang dia inginkan." 

Aturan keputusan: 

  • Buat keputusan sendiri—jangan biarkan opini orang lain mendikte hidup Anda
  • Dengarkan saran, tetapi ANDA yang memutuskan
  • Setelah memutuskan, KOMIT sepenuhnya
  • Ubah keputusan hanya jika ada bukti kuat bahwa itu salah—dan lakukan dengan pertimbangan matang

Hill juga memperingatkan: "Jangan beri tahu dunia tentang rencana Anda. Tunjukkan pada mereka HASIL Anda." Kebanyakan orang terlalu cepat berbagi rencana mereka dan mendapat kritik yang membunuh semangat mereka sebelum dimulai.


Prinsip 8: Persistensi (Ketekunan) 

Ketika Semua Orang Menyerah, Anda Terus Maju 

"Persistensi adalah elemen penting dalam mengubah keinginan menjadi kekayaan," tulis Hill. 

Kebanyakan orang menyerah setelah rintangan pertama atau kedua. Tapi setiap orang yang sukses luar biasa menghadapi rintangan yang sepertinya mustahil—dan mereka tidak menyerah. 

Edison gagal 10.000 kali sebelum menemukan lampu pijar yang berhasil. Henry Ford bangkrut lima kali sebelum sukses dengan Ford Motor Company. 

Ketekunan adalah state of mind yang bisa dikembangkan. Ia dibangun dari: 

1. Tujuan yang jelas (Prinsip 1: Desire) 

2. Keyakinan (Prinsip 2: Faith) 

3. Rencana yang pasti (Prinsip 6) 

4. Master Mind Group yang suportif (Prinsip 10) 

Empat langkah sederhana membangun persistensi: 

1. Tujuan yang pasti yang didorong oleh keinginan yang membakar untuk mencapainya 

2. Rencana yang pasti, diekspresikan dalam tindakan terus-menerus

3. Pikiran yang tertutup dari pengaruh negatif (termasuk saran negatif dari teman dan keluarga) 

4. Aliansi ramah dengan orang-orang yang mendorong Anda untuk mengikuti rencana dan tujuan Anda 

Jika Anda menemukan diri Anda kurang persistensi, periksa empat faktor ini. Biasanya, kelemahannya ada di salah satu area.


Prinsip 9: Master Mind 

Kekuatan Sinergi 

Hill mendefinisikan Master Mind sebagai: "Koordinasi pengetahuan dan usaha, dalam semangat harmoni, antara dua orang atau lebih, untuk mencapai tujuan tertentu." 

Ini adalah salah satu prinsip paling powerful dalam buku ini. 

Ketika dua atau lebih pikiran bekerja bersama dalam harmoni, mereka menciptakan kekuatan ketiga—kekuatan yang lebih besar dari jumlah bagian-bagiannya. 

Andrew Carnegie memiliki 50+ advisor yang ia konsultasikan secara rutin. Henry Ford mem surround dirinya dengan engineer, business mind, dan innovator terbaik. 

Tidak ada orang yang mencapai kesuksesan besar sendirian. 

Manfaat Master Mind Group: 

1. Pengetahuan kolektif: Anda mendapat akses ke keahlian dan pengalaman orang lain

2. Perspektif berbeda: Orang lain melihat blind spot yang Anda lewatkan

3. Motivasi dan akuntabilitas: Kelompok mendorong Anda untuk terus maju

4. Koneksi: Anggota kelompok punya network yang bisa mereka hubungkan dengan Anda 

Cara membentuk Master Mind Group: 

  • Pilih 3-7 orang yang punya keterampilan, pengetahuan, atau perspektif yang melengkapi Anda
  • Pastikan mereka punya tujuan yang sejalan atau mendukung tujuan Anda
  • Bertemu secara rutin (mingguan atau bulanan)
  • Jaga harmoni—tidak ada ego, tidak ada kompetisi, hanya kolaborasi

Prinsip 10: Transmutasi Energi Seksual 

Kekuatan Paling Powerful (dan Kontroversial) 

Ini adalah prinsip paling kontroversial dalam buku Hill. 

Hill berpendapat bahwa energi seksual adalah kekuatan paling powerful dalam diri manusia. Ketika energi ini disalurkan ke arah kreatif dan produktif—bukan hanya ke arah seksual—ia menjadi driving force luar biasa untuk pencapaian. 

Hill menyebut ini "sex transmutation"—mengubah energi seksual menjadi energi kreatif. 

Ia mencatat bahwa banyak orang paling sukses tidak mencapai kesuksesan besar sampai usia 40-an atau 50-an—setelah mereka belajar menyalurkan energi seksual mereka ke dalam pekerjaan mereka. 

Bukan tentang celibacy. Ini tentang tidak membiarkan energi seksual menguras Anda atau mendominasi pikiran Anda. Sebaliknya, gunakan energi itu sebagai fuel untuk kreativitas, ambisi, dan persistensi. 

Hill menyebutnya sebagai "genius emotion" yang, ketika dikombinasikan dengan emosi lain seperti cinta dan keinginan untuk pencapaian, menciptakan kekuatan yang tidak terbendung.


Prinsip 11 & 12: Pikiran Bawah Sadar dan Otak

Gateway ke Infinite Intelligence 

Pikiran bawah sadar adalah connecting link antara finite mind manusia dan Infinite Intelligence (kekuatan yang lebih besar—entah Anda menyebutnya Tuhan, alam semesta, atau yang lain). 

Pikiran bawah sadar bekerja 24/7, bahkan saat Anda tidur. Ia mem-process informasi, menyelesaikan masalah, dan berkomunikasi dengan Infinite Intelligence. 

Cara menggunakan pikiran bawah sadar: 

1. Isi dengan pikiran positif melalui auto-suggestion 

2. Visualisasikan tujuan Anda sebelum tidur—biarkan pikiran bawah sadar bekerja saat Anda tidur 

3. Percaya pada intuisi yang muncul—sering kali itu adalah pikiran bawah sadar memberi Anda jawaban 

Otak manusia adalah stasiun penerima dan pemancar pikiran. Pikiran Anda memancarkan vibrations yang menarik pikiran dan kesempatan yang selaras. 

Ini mungkin terdengar mistis, tapi Hill berpendapat ini adalah hukum alam—sama nyatanya dengan gravitasi.

 


Prinsip 13: Indera Keenam (Sixth Sense) 

Intuisi dan Inspirasi 

Indera keenam adalah kemampuan untuk menerima komunikasi dari Infinite Intelligence. 

Ini adalah intuisi, firasat, inspirasi yang datang tiba-tiba—seringkali dalam bentuk ide brilian yang muncul "dari mana-mana." 

Hill menyarankan teknik unik: membuat "Invisible Counselors" dalam imajinasi Anda. 

Sebelum tidur, bayangkan Anda duduk di meja dengan orang-orang yang Anda kagumi—entah itu tokoh sejarah, mentor, atau siapa pun. Minta saran mereka. Bayangkan mereka memberi Anda wisdom mereka. 

Kedengarannya gila? Mungkin. Tapi Hill melakukannya setiap malam dengan Lincoln, Edison, Carnegie, dan lainnya. Dan ia mengklaim mendapat insight luar biasa dari "pertemuan" imaginer ini. 

Intinya: Pikiran bawah sadar Anda memiliki wisdom yang tidak bisa diakses pikiran sadar. Sixth sense adalah cara untuk men-tap ke wisdom itu.


Bagian Tambahan: Enam Ketakutan Dasar 

Sebelum Anda bisa sepenuhnya menerapkan 13 prinsip ini, Hill mengatakan Anda harus mengatasi enam ketakutan dasar yang menahan kebanyakan orang: 

1. Ketakutan Kemiskinan: Ketakutan ini melumpuhkan lebih banyak orang daripada yang lain. Ia menciptakan pola pikir kekurangan. 

2. Ketakutan Kritik: Takut apa kata orang membuat orang tidak mengambil risiko. 

3. Ketakutan Penyakit: Kekhawatiran berlebihan tentang kesehatan bisa menjadi self-fulfilling prophecy. 

4. Ketakutan Kehilangan Cinta: Ketakutan ini membuat orang tetap dalam situasi tidak sehat atau menjadi terlalu dependent. 

5. Ketakutan Usia Tua: Takut kehilangan kebebasan dan menjadi beban.

6. Ketakutan Kematian: Ketakutan ultimate yang sering tidak dihadapi. 

Ketakutan-ketakutan ini, Hill berpendapat, adalah musuh kesuksesan paling besar. Mereka menciptakan keraguan, prokrastinasi, dan keputusan buruk. 

Cara mengatasi ketakutan: Hadapi mereka. Analisis mereka secara rasional. Sadari bahwa kebanyakan ketakutan kita tidak pernah menjadi kenyataan. Dan yang terpenting, gantikan pikiran ketakutan dengan pikiran keyakinan dan tindakan.


Penutup: Rahasia Sejati Think and Grow Rich

Setelah mempelajari 13 prinsip ini, Anda mungkin bertanya: "Apa rahasianya?" 

Hill mengungkapkannya di akhir buku: Tidak ada rahasia magic. Rahasia sejatinya adalah TINDAKAN. 

Semua pengetahuan di dunia tidak berguna jika tidak diterapkan. Anda bisa membaca buku ini 100 kali, tetapi jika Anda tidak: 

  • Menetapkan tujuan yang pasti
  • Membuat rencana konkret
  • Mengambil tindakan setiap hari
  • Bertahan ketika menghadapi rintangan

...maka tidak ada yang akan berubah. 

Think and Grow Rich bukan tentang "berpikir positif" dan berharap uang jatuh dari langit. Ini tentang: 

1. Memprogram ulang pikiran Anda untuk fokus pada kesuksesan 

2. Membuat rencana pasti untuk mencapainya 

3. Mengambil tindakan masif dan persisten 

4. Tidak pernah menyerah sampai Anda berhasil 

Formula sederhana: Pikiran yang Tepat + Rencana yang Tepat + Tindakan yang Tepat + Persistensi = Kesuksesan 

Napoleon Hill menghabiskan 20 tahun mempelajari 500 orang paling sukses untuk menemukan formula ini. Sekarang, formula itu ada di tangan Anda. 

Pertanyaannya bukan "Apakah formula ini bekerja?" Formula ini telah membuktikan dirinya berkali-kali sejak 1937. 

Pertanyaannya adalah: Apakah Anda akan menerapkannya?


Epilog: Warisan yang Bertahan 80+ Tahun 

Think and Grow Rich pertama kali diterbitkan di tengah Great Depression—masa ketika jutaan orang kehilangan segalanya, ketika kemiskinan merajalela, ketika harapan tampak hilang. 

Dan di saat seperti itu, Hill menulis buku yang mengatakan: "Kamu bisa mengubah hidupmu dengan mengubah pikiranmu." 

Pesan itu radikal pada masanya. Dan tetap radikal hingga hari ini. 

Lebih dari 80 tahun kemudian, buku ini telah terjual lebih dari 100 juta copy di seluruh dunia. Ia telah diterjemahkan ke lebih dari 40 bahasa. Ia telah menginspirasi generasi entrepreneur, pemimpin, dan dreamer. 

Apakah setiap orang yang membaca buku ini menjadi kaya? Tidak. Tapi ribuan—mungkin jutaan—orang telah mengubah hidup mereka dengan menerapkan prinsip-prinsip ini. 

Karena pada akhirnya, Think and Grow Rich bukan hanya tentang uang. Ini tentang mengambil kendali atas hidup Anda. Tentang menyadari bahwa Anda punya kekuatan untuk mengubah keadaan Anda. Tentang menolak menjadi korban dan memilih menjadi creator. 

Pikiran Anda adalah aset paling powerful yang Anda miliki. Apa yang akan Anda lakukan dengannya?


Tentang Buku dan Pengarang 

Think and Grow Rich pertama kali diterbitkan pada tahun 1937 oleh Napoleon Hill bersama Rosa Lee Beeland (istrinya yang ke-3, yang berkontribusi substansial dalam pengeditan). 

Napoleon Hill (1883-1970) adalah penulis Amerika yang dianggap sebagai salah satu pelopor genre self-help. Meskipun ada kontroversi tentang klaim-klaimnya (tidak ada bukti bahwa dia benar-benar bertemu Andrew Carnegie), prinsip-prinsip dalam bukunya telah mempengaruhi jutaan orang. 

Buku ini tetap menjadi salah satu buku self-help terlaris sepanjang masa, dengan penjualan lebih dari 100 juta copy sejak diterbitkan. 

Untuk pemahaman yang lebih mendalam dan contoh-contoh lengkap, sangat disarankan membaca buku aslinya. Hill menulis dengan gaya yang inspirasional dan menggunakan banyak cerita nyata dari orang-orang sukses yang dia wawancarai. 

Sekarang pergilah dan terapkan prinsip-prinsip ini. Pikiran Anda adalah benih. Kekayaan Anda adalah buahnya. Saatnya menanam.

 

That's the end — you've finished this summary.

Read next: Same as Ever
Back to top

Similar books