Lompat ke konten utama

How to Be a Genius or The Science of Being Great

oleh Wallace D. Wattles · Desember 2025 · 15 menit baca

Anda Lahir untuk Menjadi Besar

Daftar isi

Anda Lahir untuk Menjadi Besar 

Coba jawab pertanyaan ini dengan jujur: 

Apakah Anda pernah melihat seseorang yang sangat sukses—entrepreneur yang membangun bisnis dari nol, seniman yang karyanya menginspirasi jutaan orang, pemimpin yang mengubah dunia—lalu berpikir dalam hati: 

"Mereka berbeda. Mereka punya bakat spesial yang tidak saya miliki. Mereka beruntung." 

Kita semua pernah di sana. Melihat kebesaran dari kejauhan dan mengasumsikan itu adalah hadiah yang diberikan kepada segelintir orang terpilih. Bukan untuk kita. 

Tapi bagaimana jika saya katakan asumsi itu salah? 

Bagaimana jika kebesaran bukanlah kecelakaan kelahiran, bukan soal keberuntungan, bukan bahkan soal bakat yang luar biasa—tetapi hasil dari cara berpikir tertentu yang bisa dipelajari oleh siapa saja? 

Inilah premis revolusioner dari Wallace D. Wattles dalam bukunya "The Science of Being Great" yang diterbitkan tahun 1911. 

Wattles—penulis yang juga menciptakan "The Science of Getting Rich"—menghabiskan hidupnya mempelajari orang-orang besar di berbagai bidang. Dan dia menemukan pola yang mengejutkan: 

Kebesaran bukan misteri. Kebesaran adalah ilmu. 

Ada formula. Ada prinsip. Ada cara berpikir spesifik yang, jika diterapkan dengan konsisten, akan membuat siapa pun—termasuk Anda—menjadi orang besar di bidang yang Anda pilih. 

Tapi sebelum kita masuk ke formula itu, kita perlu menghancurkan beberapa mitos yang menghalangi Anda.


Bagian 1: Menghancurkan Mitos Kebesaran

Mitos 1: "Kebesaran Adalah Bakat Bawaan" 

Kita sering berpikir genius dilahirkan, bukan dibuat. Mozart menulis simfoni di usia 5 tahun. Einstein mengembangkan teori relativitas. Shakespeare menulis drama yang mengubah sastra. 

Mereka pasti punya sesuatu yang kita tidak punya, bukan? 

Wattles menantang ini dengan keras. Dia menulis bahwa setiap orang memiliki potensi untuk menjadi besar—tidak di semua hal, tetapi di satu hal tertentu yang sesuai dengan sifat batin mereka. 

Masalahnya bukan kurangnya bakat. Masalahnya adalah kebanyakan orang tidak pernah menemukan atau mengembangkan bakat mereka karena mereka terlalu sibuk meniru orang lain atau mengejar hal yang tidak sesuai dengan diri mereka. 

Mitos 2: "Anda Harus Menunggu Kesempatan yang Tepat" 

"Kalau saya punya uang..." "Kalau saya punya koneksi..." "Kalau saya lahir di keluarga yang berbeda..." 

Kita suka menyalahkan keadaan. Dan memang, keadaan itu penting. Tapi Wattles berpendapat bahwa keadaan tidak menentukan kebesaran Anda—cara Anda berpikir tentang keadaan itulah yang menentukan. 

Dia mengamati bahwa orang-orang besar selalu memulai dari posisi mereka saat ini, tidak peduli seberapa buruk posisi itu. Mereka tidak menunggu segalanya sempurna. Mereka membuat segalanya sempurna dengan cara mereka bertindak. 

Mitos 3: "Kebesaran Membutuhkan Pengorbanan Kebahagiaan" 

Gambaran umum tentang genius: orang yang obsesif, menderita, mengorbankan hubungan dan kesehatan untuk pencapaian. 

Tapi Wattles mengatakan ini adalah kebohongan. Kebesaran sejati datang dari pertumbuhan yang seimbang—tubuh, pikiran, dan jiwa. 

Orang yang besar bukan orang yang menderita demi kesuksesan. Mereka adalah orang yang menemukan kegembiraan dalam pertumbuhan itu sendiri.


Bagian 2: The Thinking Stuff—Fondasi Segalanya

Inilah konsep paling fundamental dalam filosofi Wattles: 

Ada substansi berpikir yang mengisi alam semesta. Pikiran yang Anda pegang dalam substansi ini akan menciptakan realitas Anda. 

Kedengarannya mistis? Mungkin. Tapi tunggu dulu. 

Wattles bukan berbicara tentang sihir. Dia berbicara tentang prinsip yang sangat praktis: 

Apa yang Anda pikirkan secara konsisten akan membentuk siapa Anda menjadi dan apa yang Anda lakukan. 

Eksperimen Sederhana 

Coba ini sekarang: 

Pikirkan tentang sesuatu yang Anda takuti. Kegagalan. Penolakan. Kemiskinan. Benar-benar bayangkan sampai Anda merasakannya. 

Apa yang terjadi pada tubuh Anda? Bahu Anda mungkin turun. Napas Anda menjadi dangkal. Energi Anda menurun. 

Sekarang pikirkan tentang sesuatu yang membuat Anda bersemangat. Impian terbesar Anda. Versi terbaik dari diri Anda. Benar-benar rasakan itu. 

Apa yang terjadi sekarang? Anda mungkin duduk lebih tegak. Tersenyum sedikit. Merasakan energi mengalir. 

Pikiran mengubah fisiologi Anda secara langsung. Dan fisiologi mengubah tindakan Anda. Dan tindakan mengubah hasil Anda. 

Ini bukan mistis. Ini sains. 

Hukum Pikiran 

Wattles mengidentifikasi prinsip sederhana: 

"Anda akan menjadi seperti apa yang Anda pikirkan tentang diri Anda." 

Jika Anda terus-menerus berpikir "Saya tidak cukup pintar," "Saya tidak punya bakat," "Saya akan gagal"—pikiran-pikiran itu akan membentuk kepribadian Anda. Anda akan bertindak seperti orang yang tidak cukup. Dan Anda akan mendapatkan hasil orang yang tidak cukup.

Tapi jika Anda berpikir "Saya sedang tumbuh," "Saya bisa belajar," "Saya akan menemukan cara"—pikiran-pikiran itu akan membentuk kepribadian yang berbeda. Dan hasil yang berbeda akan mengikuti. 

Kunci pertama untuk menjadi besar: Kendalikan apa yang Anda pikirkan tentang diri sendiri.


Bagian 3: Cara Berpikir Tertentu 

Wattles mengatakan bahwa untuk menjadi orang besar, Anda harus mengadopsi "cara berpikir tertentu." Apa artinya? 

1. Berpikir Tentang Apa yang Anda Inginkan, Bukan Apa yang Anda Takuti

Kebanyakan orang menghabiskan 90% energi mental mereka mengkhawatirkan masalah. 

"Bagaimana jika saya gagal?" "Bagaimana jika saya kehabisan uang?" "Bagaimana jika orang menertawakan saya?" 

Dan kemudian mereka bertanya-tanya mengapa hidup mereka penuh dengan kegagalan, kekurangan, dan penolakan. 

Wattles berargumen: Anda mendapatkan apa yang Anda pikirkan. 

Jika Anda berpikir tentang kegagalan, Anda sedang "memesan" kegagalan dari alam semesta. Jika Anda berpikir tentang kesuksesan—benar-benar membayangkannya, merasakannya, hidup di dalamnya secara mental—Anda sedang memesan kesuksesan. 

Ini bukan tentang "berpikir positif" yang naif. Ini tentang mengarahkan energi mental Anda ke arah yang produktif. 

2. Melihat Diri Anda Sebagai Orang yang Sedang Menjadi Besar

Ada perbedaan besar antara: 

"Saya ingin menjadi penulis hebat." (di masa depan, mungkin, suatu hari)

Dan: 

"Saya adalah penulis yang sedang berkembang menjadi hebat." (sekarang, dalam proses, sudah di jalan) 

Orang pertama melihat kebesaran sebagai tujuan yang jauh. Orang kedua melihat kebesaran sebagai proses yang sedang terjadi. 

Wattles menekankan: Anda harus melihat diri Anda SEKARANG sebagai orang besar yang sedang berkembang. 

Bukan "suatu hari nanti." Bukan "ketika saya punya ini atau itu." SEKARANG. 

Karena jika Anda tidak melihat diri Anda sebagai orang besar sekarang, Anda tidak akan pernah bertindak seperti orang besar. Dan jika Anda tidak bertindak seperti orang besar, Anda tidak akan pernah menjadi besar.

3. Memiliki Tujuan yang Jelas dan Spesifik 

Kebanyakan orang punya keinginan samar: 

"Saya ingin sukses." "Saya ingin bahagia." "Saya ingin membuat perbedaan."

Tapi apa artinya "sukses"? Seperti apa "bahagia"? "Perbedaan" yang bagaimana?

Wattles sangat tegas tentang ini: Anda harus tahu persis apa yang Anda inginkan. 

Bukan hanya "Saya ingin kaya." Tapi "Saya ingin membangun bisnis yang menghasilkan 1 miliar per tahun dan memberikan pekerjaan kepada 100 orang sambil menyelesaikan masalah X." 

Bukan hanya "Saya ingin membantu orang." Tapi "Saya ingin mengajar 10.000 anak dari keluarga tidak mampu untuk membaca dan menulis melalui program yang saya dirikan." 

Semakin jelas visi Anda, semakin kuat magnet yang menarik Anda ke arah itu.


Bagian 4: Meninggalkan Persaingan—Masuk ke Kreasi

Ini adalah salah satu ajaran paling radikal Wattles: 

Berhentilah bersaing. Mulailah berkreasi. 

Apa Bedanya? 

Pola pikir persaingan melihat dunia sebagai kue yang terbatas. Jika orang lain dapat sepotong, potongan Anda mengecil. Kesuksesan orang lain adalah ancaman bagi Anda. Anda harus mengalahkan orang lain untuk menang. 

Pola pikir kreasi melihat dunia sebagai kebun yang tak terbatas. Anda tidak perlu mengambil dari orang lain. Anda menciptakan nilai baru. Kesuksesan orang lain menginspirasi Anda, bukan mengancam Anda. 

Orang yang bersaing selalu gelisah. Mereka melihat ke kiri dan kanan, membandingkan, iri, takut tertinggal. 

Orang yang berkreasi tenang. Mereka fokus pada karya mereka sendiri. Mereka tahu bahwa tidak ada yang bisa mengambil apa yang mereka ciptakan. 

Contoh Praktis 

Bayangkan dua penulis: 

Penulis A (pola pikir persaingan): Melihat penulis lain yang sukses dan berpikir, "Mereka mengambil pembaca yang seharusnya jadi milikku. Pasar sudah jenuh. Saya harus menulis seperti mereka untuk bersaing." 

Hasilnya: karya yang meniru, tidak otentik, dan tidak memuaskan. Dia selalu stress dan tidak bahagia. 

Penulis B (pola pikir kreasi): Melihat penulis lain yang sukses dan berpikir, "Wow, bukti bahwa orang suka membaca. Sekarang, apa cerita unik yang hanya saya bisa tulis? Apa perspektif yang belum ada?" 

Hasilnya: karya yang original, memuaskan, dan menarik pembaca yang spesifik. Dia menikmati prosesnya. 

Penulis B akan menjadi besar. Penulis A akan menjadi salinan. 

Wattles menulis: "Tidak ada kekurangan kesempatan. Ada kekurangan orang yang melihat kesempatan itu dan menciptakannya."


Bagian 5: Bertindak di Posisi Anda Sekarang

Inilah kesalahan terbesar yang orang buat: 

Mereka menunggu. 

Menunggu uang yang cukup. Menunggu waktu yang tepat. Menunggu izin dari orang lain. Menunggu sampai mereka "siap." 

Dan sementara mereka menunggu, kehidupan berlalu. 

Wattles memberikan perintah yang sangat jelas: 

"Mulai dari tempat Anda berada. Gunakan apa yang Anda punya. Lakukan apa yang Anda bisa—SEKARANG." 

Prinsip Tindakan Efisien 

Wattles memperkenalkan konsep "tindakan efisien"—melakukan setiap tindakan dengan cara terbaik yang mungkin, di posisi Anda saat ini. 

Ini bukan tentang kesempurnaan. Ini tentang memberikan yang terbaik dengan sumber daya yang Anda miliki saat ini. 

Contoh: 

Anda ingin menjadi entrepreneur, tapi tidak punya modal besar. Jangan menunggu modal. Mulai dengan apa yang Anda punya—bahkan jika itu hanya laptop dan koneksi internet. Bangun, tes, belajar, ulangi. 

Anda ingin menjadi penulis, tapi tidak punya waktu banyak. Jangan menunggu pensiunan. Tulis 15 menit setiap hari. Dalam setahun, Anda punya 91 jam—cukup untuk menulis buku pendek. 

Orang besar tidak menunggu kondisi sempurna. Mereka menciptakan kondisi sempurna melalui tindakan. 

Jangan Menunda 

Wattles sangat tegas tentang prokrastinasi: 

"Tidak ada hal yang akan dilakukan besok. Hanya ada yang bisa dilakukan hari ini." 

Setiap kali Anda menunda sesuatu, Anda memberikan pesan ke pikiran bawah sadar Anda: "Ini tidak penting. Ini tidak mendesak. Saya tidak serius."

Dan pikiran bawah sadar Anda akan merespons dengan membuat Anda semakin tidak termotivasi. 

Sebaliknya, setiap kali Anda bertindak segera—meskipun tindakannya kecil—Anda memberikan pesan: "Ini penting. Saya serius. Saya sedang berkembang." 

Dan pikiran bawah sadar Anda akan merespons dengan memberi Anda lebih banyak energi, lebih banyak ide, lebih banyak momentum. 

Tindakan menciptakan lebih banyak tindakan. Penundaan menciptakan lebih banyak penundaan.


Bagian 6: Pertumbuhan Seimbang—Tubuh, Pikiran, Jiwa

Wattles memperingatkan terhadap pertumbuhan yang tidak seimbang. 

Banyak orang fokus hanya pada satu area: 

  • Atlet yang hanya melatih tubuh, tapi tidak mengembangkan pikiran atau jiwa—akhirnya tidak punya tujuan yang lebih besar.
  • Intelektual yang hanya mengembangkan pikiran, tapi mengabaikan tubuh—akhirnya sakit dan tidak produktif.
  • Spiritual yang hanya fokus pada jiwa, tapi tidak bertindak di dunia nyata—akhirnya tidak membuat dampak.

Kebesaran sejati membutuhkan pertumbuhan di semua area. 

Tubuh: Instrumen Anda 

Tubuh Anda adalah kendaraan untuk aksi di dunia. Jika kendaraan rusak, Anda tidak bisa pergi kemana-mana. 

Wattles bukan menganjurkan obsesi dengan penampilan. Dia menganjurkan kesehatan yang memungkinkan Anda beroperasi pada level optimal. 

Makan dengan baik. Tidur cukup. Bergerak teratur. Tidak rumit. Tapi tidak bisa diabaikan.

Pikiran: Alat Penciptaan Anda 

Pikiran Anda harus terus berkembang. Baca. Belajar. Berpikir. Diskusi dengan orang yang lebih pintar. 

Tapi jangan jatuh ke dalam jebakan menjadi "pembelajar profesional" yang tidak pernah bertindak. Belajar untuk menerapkan, bukan untuk mengumpulkan informasi. 

Jiwa: Kompas Anda 

Jiwa adalah bagian dari Anda yang tahu apa yang benar. Apa yang sesuai dengan nilai terdalam Anda. Apa yang membuat hidup bermakna. 

Orang yang mengabaikan jiwa mungkin mencapai kesuksesan eksternal—uang, status, pengaruh—tapi mereka akan merasa hampa. 

Kebesaran sejati adalah ketika kesuksesan eksternal selaras dengan kepuasan internal.


Bagian 7: Hubungan Anda Mencerminkan Pikiran Anda

Wattles mengobservasi sesuatu yang menarik: 

Anda menarik orang yang sesuai dengan level berpikir Anda. 

Jika Anda berpikir seperti korban—menyalahkan, mengeluh, merasa tidak berdaya—Anda akan menarik orang-orang yang juga berpikir seperti korban. Dan kalian akan saling memperkuat pola pikir itu. 

Jika Anda berpikir seperti pencipta—bertanggung jawab, proaktif, fokus solusi—Anda akan menarik orang-orang yang juga berpikir seperti pencipta. Dan kalian akan saling memperkuat pertumbuhan. 

Pilih Lingkaran Anda dengan Bijak 

Ini bukan tentang arogan atau meninggalkan teman lama. Ini tentang melindungi energi mental Anda. 

Jika Anda dikelilingi oleh orang yang terus-menerus negatif, pesimis, dan menarik Anda ke bawah—Anda akan kesulitan mempertahankan "cara berpikir tertentu" yang dibutuhkan untuk menjadi besar. 

Sebaliknya, jika Anda dikelilingi oleh orang yang mendorong, menginspirasi, dan menantang Anda untuk tumbuh—Anda akan berkembang lebih cepat. 

Anda adalah rata-rata dari lima orang yang paling sering Anda habiskan waktu bersama. Pilih dengan bijak.


Bagian 8: Kebesaran Adalah Pelayanan 

Inilah paradoks yang indah: 

Semakin Anda fokus pada melayani orang lain, semakin besar Anda menjadi. 

Wattles menulis bahwa kebesaran sejati tidak pernah egois. Orang-orang terbesar dalam sejarah—apakah itu pemimpin spiritual, ilmuwan, seniman, atau entrepreneur—semua memiliki satu kesamaan: 

Mereka menambah nilai bagi kehidupan orang lain. 

Kebesaran bukan tentang akumulasi untuk diri sendiri. Kebesaran adalah tentang kontribusi.

Pertanyaan Panduan 

Ketika Anda merencanakan hari, proyek, atau karir Anda, tanyakan: 

"Bagaimana ini membuat hidup orang lain lebih baik?" 

Bukan dalam cara yang abstrak. Dalam cara yang konkret: 

  • Apakah produk saya menyelesaikan masalah nyata?
  • Apakah karya saya memberikan inspirasi atau pengetahuan?
  • Apakah bisnis saya menciptakan pekerjaan atau meningkatkan komunitas?

Semakin jelas jawaban Anda, semakin besar dampak Anda. 

Dan dunia memiliki cara untuk memberi hadiah kepada orang yang memberikan dampak besar—dengan uang, pengaruh, dan kesempatan untuk membuat dampak yang lebih besar lagi.


Bagian 9: Kesabaran dengan Proses 

Wattles jujur tentang satu hal: 

Kebesaran tidak terjadi dalam semalam. 

Kita hidup di era hasil instan—makanan cepat saji, pengiriman 24 jam, viral dalam sehari. Dan kita mulai mengharapkan kebesaran juga bisa instan. 

Tidak bisa. 

Kebesaran adalah hasil dari tindakan kecil yang konsisten dalam jangka panjang.

Prinsip Pertumbuhan Bertahap 

Bayangkan Anda menanam pohon oak. Anda menanam benih hari ini. Besok, Anda tidak melihat apa-apa. Minggu depan, masih tidak ada yang terlihat. Bahkan sebulan kemudian, hanya tunas kecil. 

Apakah benih itu tidak tumbuh? Tidak. Ia tumbuh—di bawah tanah, membentuk akar yang kuat.

Bertahun-tahun kemudian, pohon itu menjulang tinggi. Kokoh. Tidak bisa digoyahkan.

Kebesaran Anda seperti pohon oak itu. 

Anda tidak akan melihat hasil dramatis hari ini. Atau minggu ini. Mungkin bahkan tidak bulan ini. Tapi jika Anda konsisten—berpikir dengan cara tertentu, bertindak dengan cara tertentu, tumbuh dengan cara tertentu—suatu hari Anda akan melihat ke belakang dan terkejut seberapa jauh Anda telah datang. 

Jangan Dibandingkan 

Salah satu pembunuh terbesar kebesaran adalah perbandingan. 

Anda melihat orang lain yang tampaknya "sudah sampai" dan Anda baru mulai. Anda merasa tertinggal. Anda merasa tidak cukup cepat. 

Tapi ingat: Anda tidak tahu berapa lama mereka telah menanam pohon mereka. 

Orang yang "sukses dalam semalam" biasanya telah bekerja bertahun-tahun di belakang layar. Anda hanya melihat hasil akhir, bukan proses panjang yang menghasilkan hasil itu. 

Fokus pada pohon Anda sendiri. Sirami setiap hari. Bersabar dengan pertumbuhan. Percaya pada proses.


Penutup: Ilmu yang Bisa Anda Terapkan Hari Ini 

Wallace D. Wattles menulis "The Science of Being Great" lebih dari seabad yang lalu. Tapi prinsip-prinsip yang dia ajarkan tetap relevan—mungkin bahkan lebih relevan sekarang. 

Di dunia yang penuh dengan distraksi, perbandingan, dan tekanan untuk hasil instan, kita butuh pengingat bahwa kebesaran adalah pilihan yang kita buat setiap hari dalam cara kita berpikir dan bertindak. 

Mari kita rekap ilmu menjadi besar: 

1. Kendalikan Pikiran Anda 

Anda akan menjadi seperti apa yang Anda pikirkan tentang diri Anda. Pikirkan tentang apa yang Anda inginkan, bukan apa yang Anda takuti. Lihat diri Anda sebagai orang besar yang sedang berkembang—SEKARANG. 

2. Miliki Visi yang Jelas 

Ketahui persis apa yang Anda inginkan. Bukan samar. Spesifik. Jelas. Visi yang kuat menciptakan magnet yang menarik Anda ke arah itu. 

3. Berhenti Bersaing, Mulai Berkreasi 

Jangan habiskan energi mencoba mengalahkan orang lain. Ciptakan nilai unik yang hanya Anda bisa berikan. Dunia tidak butuh salinan. Dunia butuh Anda yang asli. 

4. Bertindak Sekarang, dari Posisi Anda Sekarang 

Jangan menunggu kondisi sempurna. Mulai dengan apa yang Anda punya. Lakukan yang terbaik dengan sumber daya yang ada. Tindakan kecil hari ini lebih baik daripada rencana besar besok. 

5. Tumbuh Seimbang 

Jaga tubuh, kembangkan pikiran, pelihara jiwa. Kebesaran sejati membutuhkan keseimbangan.

6. Pilih Lingkungan yang Mendukung 

Anda menarik orang yang sesuai dengan level berpikir Anda. Kelilingi diri Anda dengan orang yang mendorong pertumbuhan, bukan yang menarik ke bawah.

7. Fokus pada Pelayanan 

Kebesaran adalah tentang kontribusi. Semakin banyak nilai yang Anda tambahkan ke kehidupan orang lain, semakin besar Anda menjadi. 

8. Bersabar dengan Proses 

Kebesaran tidak instan. Tapi dengan tindakan konsisten dalam jangka panjang, hasil yang luar biasa akan datang.


Pertanyaan untuk Anda 

Sekarang giliran Anda. Wattles telah memberikan ilmunya. Pertanyaannya adalah:

Apakah Anda akan menerapkannya? 

Mulai hari ini, sekarang juga: 

1. Apa visi spesifik Anda? Tuliskan. Jangan samar. Jelas dan detail. 

2. Apa satu tindakan kecil yang bisa Anda ambil hari ini untuk bergerak ke arah visi itu? 

3. Pikiran negatif apa yang perlu Anda ganti dengan pikiran yang memberdayakan? 

4. Siapa dalam hidup Anda yang mendorong kebesaran Anda? Habiskan lebih banyak waktu dengan mereka. 

5. Bagaimana Anda bisa melayani orang lain melalui bakat unik Anda? 

Ingat kata-kata Wattles: 

"Tidak ada kegagalan kecuali tidak mencoba lagi. Tidak ada kekalahan kecuali dari dalam. Tidak ada penghalang yang tidak bisa diatasi kecuali keputusasaan kita sendiri." 

Anda memiliki segalanya yang Anda butuhkan untuk menjadi besar—tidak di mata dunia, tetapi dalam kontribusi yang hanya Anda bisa berikan. 

Perjalanan dimulai dengan satu pikiran. Satu keputusan. Satu tindakan. 

Mulailah sekarang.


Tentang Buku Asli 

"The Science of Being Great" ditulis oleh Wallace D. Wattles dan diterbitkan pada tahun 1911, setahun setelah karyanya yang lebih terkenal, "The Science of Getting Rich." 

Wallace Delois Wattles (1860-1911) adalah penulis Amerika dari gerakan New Thought. Dia menghabiskan sebagian besar hidupnya dalam kemiskinan dan kegagalan sebelum menemukan prinsip-prinsip yang dia tulis dalam buku-bukunya. Ironisnya, dia meninggal tidak lama setelah mencapai kesuksesan dengan tulisan-tulisannya. 

Buku ini adalah bagian dari trilogi: "The Science of Getting Rich," "The Science of Being Great," dan "The Science of Being Well." Ketiganya berbagi filosofi dasar bahwa ada prinsip-prinsip universal yang, jika diterapkan dengan benar, akan menghasilkan hasil yang dapat diprediksi. 

Meskipun beberapa konsep Wattles terdengar metafisik atau bahkan mistis (terutama tentang "Thinking Stuff"), inti ajarannya sangat praktis: pikiran membentuk karakter, karakter membentuk tindakan, tindakan membentuk hasil. 

Untuk pemahaman lengkap, sangat disarankan membaca buku aslinya. Wattles menulis dengan gaya yang langsung dan tidak bertele-tele. Buku ini pendek (bisa dibaca dalam 2-3 jam), tetapi padat dengan prinsip yang bisa mengubah hidup jika diterapkan. 

Ringkasan ini hanya menangkap esensi—buku asli memberikan elaborasi, pengulangan yang membantu internalisasi, dan nuansa yang hilang dalam ringkasan. 

Sekarang Anda tahu ilmunya. Pertanyaannya sederhana: 

Apakah Anda akan menjadi ilmuwan—atau hanya penonton? 

Pilihan ada di tangan Anda.

 

Selesai. Kamu sudah menuntaskan ringkasan ini.

Baca berikutnya: Waking Up
Kembali ke atas

Buku serupa